Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV: Irit Bensin di Tol, Torsi 255 Nm Terasa

Penulis: Teuku Fahreza  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:42:31 WIB
Mitsuibishi New Xforce HEV melaju di jalan tol dengan mengandalkan motor listrik murni pada kecepatan 70-80 km per jam.

SUMATERA BARAT — Kesempatan menjajal Mitsubishi New Xforce HEV datang dari kantor PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Pulo Mas, Jakarta, dengan rute menuju Karawang. Pengujian ini fokus pada efisiensi dan performa harian di jalan tol serta kondisi jalan Indonesia.

Motor Listrik Aktif di Tol hingga 80 km/jam

Salah satu temuan menarik selama perjalanan adalah optimalisasi penggunaan baterai. Fitur EV mode membuat mobil ini mampu melaju menggunakan tenaga motor listrik murni pada kecepatan 70-80 km/jam di Tol MBZ. Ini secara langsung meminimalisir konsumsi bahan bakar di rute tol yang cenderung lancar.

Selain EV mode, tersedia pula Charge Mode. Mode ini mengaktifkan mesin bensin untuk mengisi ulang baterai hybrid saat kendaraan berjalan. Fungsinya strategis, misalnya sebelum memasuki kawasan perkotaan atau menghadapi kemacetan, sehingga cadangan daya baterai tetap terjaga.

Torsi Gabungan 255 Nm untuk Akselerasi Responsif

Performa menjadi nilai jual utama varian hybrid ini. Mitsubishi menggabungkan mesin bensin 1.600 cc berkode 4A92 dengan siklus Atkinson dan motor listrik. Secara kumulatif, sistem ini menghasilkan torsi puncak instan sebesar 255 Nm, dengan motor listrik menyumbang 255 Nm dan mesin bensin 134 Nm.

Saat dites, lonjakan tenaga terasa cukup baik. Perpaduan tenaga dari motor listrik yang instan dan mesin bensin membuat mobil melaju dengan nyaman, terutama saat butuh akselerasi mendadak di tol atau jalan raya.

Kabin Kedap dan Suspensi Empuk Redam Jalan Rusak

Kenyamanan berkendara menjadi perhatian utama. Kabin New Xforce HEV terasa kedap dari kebisingan eksternal. Di kursi belakang, ruang kaki terasa lega. Suspensi bekerja efektif meredam getaran dari jalan yang kurang mulus, memberikan kestabilan yang baik sepanjang perjalanan.

Penempatan baterai hybrid di bawah jok depan sebelah kiri juga efektif. Tata letak ini tidak mengurangi ruang kabin atau mengubah tampilan interior secara signifikan, sehingga fungsionalitas tetap maksimal.

Desain Tetap Gagah dengan Sentuhan Lebih Premium

Mitsubishi tidak mengubah identitas desain New Xforce. Bahasa desain Dynamic Shield yang khas tetap dipertahankan, memberikan karakter SUV yang gagah. Namun, beberapa sentuhan membuat tampilannya lebih matang dan maskulin.

Ubahan paling kentara ada di lampu belakang yang kini menggunakan clear smoke lens. Warna lebih gelap ini menghadirkan kesan modern dan premium, tanpa menghilangkan bentuk lampu T-Shape yang menjadi identitas Mitsubishi. Pelek baru dengan tiga bilah berukuran besar memperkuat impresi visual yang lebih kokoh dan berotot.

Panoramic sunroof turut menambah kesan premium saat berkendara. Secara keseluruhan, mobil ini tetap praktis digunakan di berbagai kondisi jalan Indonesia berkat 7 mode berkendara, termasuk Normal, Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: aftermarketplus.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top