PADANG — Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, memastikan proses verifikasi tengah berjalan untuk memastikan data calon jemaah yang masuk estimasi keberangkatan telah sesuai ketentuan administrasi. Langkah ini krusial mengingat daftar yang beredar saat ini masih bersifat sementara.
Berdasarkan hasil perhitungan sementara, calon jemaah yang mendaftar haji reguler dalam rentang waktu Februari hingga September 2013 dengan nomor porsi di bawah 94885 berpeluang besar diberangkatkan pada musim haji 2027. Jemaah di luar rentang itu harus menunggu estimasi berikutnya.
“Saat ini kami sedang melakukan proses verifikasi terhadap calon jemaah yang masuk dalam estimasi keberangkatan,” kata Rifki saat sosialisasi persiapan penyelenggaraan haji dan umrah tahun 2027 di Padang, Senin lalu.
Sumatera Barat diperkirakan memperoleh kuota sebanyak 3.928 jemaah untuk musim haji 2027. Namun, angka tersebut belum final. Kepastian keberangkatan baru dapat ditetapkan setelah proses verifikasi selesai dan kuota haji nasional ditetapkan secara resmi oleh pemerintah pusat.
Rifki menegaskan bahwa daftar calon jemaah yang beredar di media sosial belum bisa dijadikan patokan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum memiliki dasar resmi.
Calon jemaah yang masuk dalam estimasi keberangkatan diminta memastikan seluruh dokumen administrasi tetap lengkap dan aktif. Hal ini penting agar ketika proses pelunasan dan persiapan keberangkatan dibuka, tidak ada kendala administrasi yang menghambat.
“Calon jemaah yang masuk dalam estimasi keberangkatan diminta memastikan seluruh dokumen administrasi tetap lengkap dan aktif,” ujar Rifki.
Proses verifikasi ini merupakan bagian dari persiapan awal penyelenggaraan haji yang biasanya dimulai lebih dari setahun sebelum keberangkatan. Kanwil Kemenag Sumbar akan mengumumkan daftar definitif setelah seluruh tahapan rampung.