PADANG — Lumpur dan sampah sisa banjir yang menutupi lantai masjid di RT 05 RW 09, Kelurahan Koto Tangah, kini mulai terkikis. Personel Babinsa bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang bahu-membahu dengan warga menguras material yang terbawa arus banjir.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Kehadiran Babinsa di lokasi bencana bukan sekadar simbol. Komitmen TNI untuk hadir membantu warga dalam berbagai situasi, termasuk musibah banjir, kali ini diwujudkan dengan aksi langsung membersihkan rumah ibadah.
Bersama personel DLH, mereka mengangkut lumpur, menyapu lantai, dan membuang tumpukan sampah yang berserakan. Puluhan warga pun ikut terjun dalam kerja bakti tersebut.
Ketua RT 05 RW 09, Sumadi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon cepat TNI dan DLH Kota Padang. Menurutnya, semangat gotong royong ini sangat berarti bagi masyarakat yang ingin segera kembali menjalankan aktivitas normal.
“Terima kasih kepada TNI dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang yang telah membantu membersihkan masjid dan lingkungan kami. Semangat gotong royong ini sangat berarti bagi masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabanjir,” ujar Sumadi.
Dengan terkumpulnya lumpur dan sampah, kondisi masjid dan lingkungan sekitar ditargetkan segera kembali bersih. Hal ini penting agar aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat dapat berjalan normal kembali setelah sempat terganggu oleh banjir.
Pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan yang dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik banjir di Kota Padang, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.