150 Lansia di Padang Terima Kacamata Gratis dari DHD BPK 45 Sumbar saat HUT RI ke-81

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 13:03:26 WIB
lansia menerima kacamata gratis dalam pemeriksaan mata yang digelar DHD BPK 45 Sumatera Barat di Gedung Joeang 45, Padang, Minggu (9/8/2026).

PADANG — Akses layanan kesehatan kerap menjadi tembok besar bagi warga senior. Prosedur administrasi yang rumit dan mobilitas yang menurun sering membuat mereka enggan memeriksakan diri ke rumah sakit. Menyambut hal itu, DHD BPK 45 Sumatera Barat menghadirkan layanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis di Gedung Joeang 45, Minggu (9/8/2026).

Ketua Panitia Bakti Kemerdekaan Angkatan 45 DHD BPK 45 Sumatera Barat, Fajar Rusvan, menyebut kegiatan ini merupakan wujud nyata nilai perjuangan di era modern. Gedung Joeang 45 yang kaya sejarah itu dihidupkan kembali sebagai ruang pengabdian bagi masyarakat.

Pemeriksaan Jantung Hingga Donor Darah Tersedia Gratis

"Jadi di pengabdian masyarakat ini ada pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata gratis, kemudian pemeriksaan kesehatan jantung, laboratorium darah, serta aksi donor darah," urai Fajar.

Fajar menegaskan seluruh layanan diberikan tanpa biaya dan tanpa birokrasi berbelit. Prioritas utama diberikan kepada warga senior, namun masyarakat umum yang membutuhkan tetap diakomodasi.

"Semuanya itu kita selenggarakan secara gratis. Alhamdulillah berkat bantuan para sponsor yang ingin berkontribusi aktif di dalam kegiatan ini," tambahnya.

Kacamata Barang Mewah bagi Sebagian Warga

Antusiasme warga terlihat tinggi. Sosialisasi masif melalui media sosial, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), lembaga veteran, hingga Forkopimda berhasil menjaring 150 penerima manfaat kacamata.

Datuak Bagindo Kali (75), salah satu penerima, mengaku sangat terbantu. Ia menilai inisiatif ini jauh lebih mudah dibandingkan harus mengurus administrasi di fasilitas kesehatan.

"Yang sudah tua-tua ini kalau pergi ke rumah sakit, pergi ke klinik, pergi ke mana itu sudah serba susah. Dengan adanya pemeriksaan pada acara ini, jauh lebih mudah prosedurnya dan cepat prosesnya untuk dapat kacamatanya," ungkapnya antusias.

Senada, Alfiana (58) menilai kacamata adalah barang yang sulit dijangkau sebagian masyarakat karena kendala ekonomi. Ia berharap kegiatan serupa rutin diadakan dan menjangkau pelosok kota.

"Alhamdulillah saya menerima manfaat dari kegiatan ini. Ada orang-orang yang tidak bisa membeli kacamata, terbantu," tuturnya.

Harapan untuk Padang yang Lebih Sehat dan Nyaman

Melalui kegiatan ini, perayaan kemerdekaan dan hari jadi kota bertransformasi dari seremoni menjadi aksi kepedulian yang menyentuh akar rumput. Para lansia tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dasar.

Menutup rangkaian kegiatan, Fajar Rusvan menitipkan harapan untuk masa depan bangsa dan kota. "81 tahun Republik Indonesia: berdaya, berdaulat, adil, dan makmur. Kemudian HUT Kota Padang ke-357: semoga sehat warganya, cerdas warga kotanya, dan nyaman semua," pungkasnya.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: padangkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top