Pemkab Pasaman Barat Beri 3 Hari Kampanye Tatap Muka bagi 354 Calon Wali Nagari di 87 Nagari

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 13 September 2026 | 11:46:31 WIB
Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Pasaman Barat, Syaikhul Putra, didampingi Kabid Administrasi Pemerintahan Nagari Thommy Fermana, menyampaikan keterangan terkait kampanye calon wali nagari di Simpang Empat, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, memfasilitasi kampanye tatap muka selama tiga hari bagi 354 calon wali nagari di 87 nagari menjelang Pemilihan Wali Nagari Serentak 2026. Satu hari kampanye difasilitasi panitia pemilihan setempat, sementara dua hari sisanya ditentukan masing-masing calon dengan tetap berkoordinasi dengan panitia. Pemungutan suara dijadwalkan bergulir pada September dan Oktober dengan sistem e-voting hasil kerja sama Pemkab dan BRIN.

SIMPANG EMPAT — Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Pasaman Barat, Syaikhul Putra, menyatakan penyampaian visi misi secara langsung penting agar masyarakat mengetahui program yang akan dijalankan calon wali nagari. Hal itu disampaikannya di Simpang Empat, Sabtu, didampingi Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Nagari Thommy Fermana.

Kampanye tatap muka sudah bergulir sejak Jumat pekan lalu di Nagari Air Bangis dan Ujung Gading. Nagari-nagari lain menyusul sesuai jadwal masing-masing panitia pemilihan.

Jadwal Kampanye: Satu Hari Difasilitasi Panitia, Dua Hari Ditentukan Calon

Dari tiga hari kampanye yang disediakan, satu hari sepenuhnya difasilitasi panitia pemilihan wali nagari di tiap nagari. Dua hari berikutnya, masing-masing calon bebas menetapkan lokasi kampanye dengan catatan tetap berkoordinasi dengan panitia.

Skema ini memberi ruang bagi calon untuk menjangkau pemilih di wilayah yang lebih luas, tanpa melepas pengawasan panitia.

E-Voting Libatkan BRIN, Digelar September dan Oktober

Pemilihan wali nagari di 87 nagari akan digelar secara elektronik atau e-voting. Pemkab Pasaman Barat menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pelaksanaan sistem pemungutan suara tersebut.

"Kita berharap proses pemilihan berlangsung lebih transparan, tepat sasaran, jujur, dan adil," kata Syaikhul.

Jadwal pemungutan suara tidak seragam. Sebagian nagari memilih pada September, sebagian lain pada Oktober.

Partisipasi Warga Jadi Kunci

Pemkab mengajak seluruh warga di 87 nagari menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Wali Nagari Serentak 2026. Tingginya partisipasi dinilai menentukan kualitas pemimpin di tingkat nagari.

"Kita berharap partisipasi masyarakat tinggi. Ini momentum penting untuk menentukan pemimpin di tingkat nagari yang akan membawa kemajuan bagi masyarakat," harap Syaikhul.

Sebanyak 354 orang tercatat sebagai calon wali nagari. Nama-nama mereka akan bersaing memperebutkan suara warga di nagari masing-masing.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top