Arema FC Ajak 20 Aremania Jelajahi Changing Room lewat Tur Inside The Lion Home

Penulis: Teuku Fahreza  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:02:01 WIB
Peserta tur Inside The Lion Home menyusuri lorong pemain Stadion Kanjuruhan, Malang.

SUMATERA BARAT — Arema FC membuka area steril Stadion Kanjuruhan untuk 20 Aremania terpilih pembeli jersey original musim 2026–2027 melalui program Inside The Lion Home. Tur edisi perdana ini mengajak peserta menyusuri media room, player tunnel, hingga home changing room sebelum sesi latihan tim dimulai.

Rute Tur: dari Media Room sampai Ruang Ganti Utama

Para peserta tidak sekadar diajak berkeliling menikmati arsitektur stadion pasca-renovasi. Mereka dibawa membedah rahasia di balik layar penyelenggaraan pertandingan kasta tertinggi.

Rute dimulai dari ruang konferensi pers, area flash interview, lorong tempat pemain berbaris atau player tunnel, hingga masuk ke dalam home changing room. Kesempatan berinteraksi langsung, meminta tanda tangan, dan berswafoto dengan pemain serta tim pelatih dibuka sebelum sesi latihan taktis dimulai.

Sudarmaji: Ini Sejarah Baru buat Arema

Manager Operasional Arema FC, Sudarmaji, menyebut program ini sebagai babak baru dalam perjalanan sejarah klub. Agenda tersebut dirancang sebagai kampanye edukasi soal regulasi ketat, aspek keselamatan, serta kenyamanan di dalam stadion.

"Ini sejarah baru buat Arema. Program ini tidak hanya menginspirasi klub lain, tetapi juga bagian dari cara kami mengedukasi publik bahwa kenyamanan dan keamanan adalah faktor paling utama," terang Sudarmaji.

Sudarmaji berharap para peserta tur dapat menjadi agen perubahan atau duta budaya suporter yang tertib, ramah, dan santun di tribun. Langkah ini diambil untuk mendekatkan klub secara emosional sekaligus mengikat suporter pada ketaatan regulasi.

Transparansi Manajemen dan Suporter

Chief Business and Commercial Arema FC, Irma Priyanti, menekankan bahwa inisiatif komersial ini dirancang untuk menciptakan transparansi antara manajemen dan pendukung setia.

"Kami ingin Aremania dan Aremanita tahu ada banyak hal sibuk di balik layar sebelum kick-off. Kami ingin mereka makin cinta datang ke stadion, paham aturan yang berlaku, dan menikmati pengalaman eksklusif," papar Irma.

Antusiasme tinggi peserta membuat manajemen optimistis mematenkan Inside The Lion Home sebagai agenda rutin di setiap laga kandang.

Rico Yolandra: Pengalamannya Mirip Stadium Tour Klub Eropa

Salah satu peserta, Rico Yolandra, mengaku takjub saat melangkah masuk ke area yang biasanya sangat dirahasiakan. Ia menilai konsep yang diusung manajemen Singo Edan berkelas dan punya rasa mirip stadium tour klub-klub papan atas Eropa.

"Program ini keren sekali untuk mendekatkan Aremania dengan Arema FC secara menyeluruh. Pengalamannya sangat berbeda karena selama ini kita cuma bisa nonton dari tribun penonton," puji Rico.

Rico menambahkan, kesempatan mengintip rahasia ruang ganti dan berinteraksi langsung dengan pemain memberi lecutan emosional mendalam. Suporter bisa memahami betapa rumit persiapan fisik serta mental tim sebelum berlaga.

Kanjuruhan sebagai Rumah Bersama

Lewat Inside The Lion Home, Arema FC menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadikan Kanjuruhan sebagai panggung pertandingan. Stadion Kanjuruhan bertransformasi menjadi rumah bersama yang aman, nyaman, tertib, dan ramah bagi keluarga.

Sinergi erat antara manajemen, pemain, dan suporter diyakini bakal mengembalikan kejayaan nama harum Kota Malang di kancah nasional. Kanjuruhan pun diproyeksikan menjadi pusat edukasi sepak bola modern yang membanggakan warga Malang Raya.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: malang-post.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top