PADANG — Musyawarah Daerah V IJTI Sumbar menetapkan Defri Mulyadi sebagai ketua terpilih untuk empat tahun ke depan. Dari 65 pemilih terdaftar, 62 orang menyalurkan hak suara, sementara satu suara dinyatakan tidak sah.
Perolehan suara Defri unggul atas pesaingnya, Wahyudi Agus, yang mengantongi 23 suara. Selisih 15 suara itu menutup kompetisi dua kandidat yang sempat diwarnai dinamika pencalonan.
Sebelum pemungutan suara, sejumlah nama masuk dalam penjaringan kandidat, termasuk Sekretaris IJTI Sumbar periode 2022-2026, Rio Johanes. Rio mengundurkan diri saat hendak menyampaikan visi dan misinya.
Pengunduran diri itu menyisakan dua kandidat di surat suara, yakni Defri dan Wahyudi. Mekanisme pemilihan tetap berjalan sesuai tahapan musda yang telah disiapkan panitia.
Usai penetapan, Defri yang akrab disapa Imung menegaskan bahwa hasil musda bukan soal menang atau kalah. Ia menyebut hasil pemilihan sebagai amanah bersama untuk memperkuat organisasi.
"Ini adalah kepercayaan, tidak ada yang menang dan kalah, karena musda sudah disiapkan dengan baik, karena kegiatan masih ada dan berjalan," kata Defri.
Ia mengajak seluruh anggota IJTI Sumbar bersatu dan menjadikan hasil pemilihan sebagai momentum membawa organisasi profesi jurnalis televisi itu menjadi lebih baik. Menurutnya, kepemimpinan baru tidak hanya menjadi tanggung jawab ketua terpilih, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh anggota.
"Kemenangan ini adalah kita bersama, karena kita berharap organisasi kita ini akan lebih baik. Jayalah IJTI," ujarnya.
Rangkaian Musda V IJTI Sumbar juga diisi Bimbingan Teknis Sekolah P3SPS. Bimtek itu hasil kerja sama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar dengan IJTI Pengda Sumbar.
Kegiatan tersebut diposisikan sebagai langkah strategis memperkuat pemahaman jurnalis televisi mengenai aturan penyiaran saat meliput peristiwa kebencanaan. Bagi jurnalis televisi di Sumbar, penguasaan P3SPS menjadi bekal penting karena wilayah provinsi ini masuk kawasan rawan gempa dan tsunami.
Dengan penetapan tersebut, Defri kembali memimpin IJTI Sumbar untuk periode empat tahun ke depan, meneruskan kepemimpinan yang telah dijalankannya pada periode sebelumnya.