Hujan Lebat dan Petir Guyur 14 Kabupaten/Kota di Sumbar Mulai Pagi hingga Malam

Penulis: Zulkifli Arief  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:31:01 WIB
Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah Sumatera Barat mulai pagi hingga malam hari.

PADANG — Prakiraan cuaca menunjukkan hujan mulai mengguyur Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, dan Agam sekitar pukul 07.00 WIB. Ketiga daerah itu berpotensi mengalami hujan hingga malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kabupaten Pasaman menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih karena berpeluang dilanda hujan lebat disertai petir sejak pagi hingga siang. Sementara hujan petir di Kabupaten Agam diperkirakan terjadi pada sore hari.

Pukul 10.00 WIB, Hujan Merambat ke Padang Pariaman dan Mentawai

Memasuki pukul 10.00 WIB, hujan diprediksi mulai turun di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kepulauan Mentawai. Tiga jam berselang, sekitar pukul 13.00 WIB, potensi hujan meluas ke sejumlah daerah lainnya.

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kota Sawahlunto.

Sore Hari, Hujan Meluas ke Hampir Seluruh Sumbar

Pada sore hari, cakupan hujan diperkirakan semakin meluas hingga hampir seluruh wilayah Sumbar. Masyarakat di Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, serta daerah sekitarnya diminta lebih berhati-hati karena berpotensi mengalami intensitas hujan yang lebih tinggi.

Memasuki malam hari, intensitas hujan diperkirakan berangsur menurun menjadi hujan ringan di sejumlah lokasi. Beberapa daerah juga diprakirakan mulai terbebas dari hujan, meski kondisi langit masih berawan hingga berkabut.

Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut antara lain Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.

Kota Solok Satu-satunya Daerah Tanpa Hujan Sepanjang Hari

Di antara seluruh wilayah Sumbar, Kota Solok menjadi satu-satunya daerah yang diprakirakan tidak mengalami hujan sepanjang hari. Suhu udara di wilayah ini berkisar 21–26 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 77–96 persen.

Kecepatan angin di Kota Solok diperkirakan mencapai 6 kilometer per jam, termasuk yang terendah di Sumbar. Angka itu jauh di bawah Kepulauan Mentawai yang berpotensi mengalami angin hingga 25 kilometer per jam.

Bukittinggi Terdingin, Pesisir Selatan Terhangat

Dari sisi suhu udara, Kota Bukittinggi diprakirakan menjadi wilayah terdingin dengan kisaran 18–22 derajat Celsius. Sebaliknya, Kabupaten Pesisir Selatan diperkirakan menjadi daerah terhangat dengan suhu mencapai 26–32 derajat Celsius.

Kelembapan udara tertinggi diprakirakan terjadi di Kota Padang Panjang, yakni mencapai 100 persen. Adapun Kabupaten Dharmasraya memiliki tingkat kelembapan terendah, sekitar 74 persen.

Untuk kecepatan angin, selain Mentawai, angin dengan kecepatan cukup tinggi juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan hingga 21 kilometer per jam dan Kota Padang sekitar 15 kilometer per jam. Di luar Kota Solok, kecepatan angin relatif rendah diprakirakan terjadi di Kota Payakumbuh dan Padang Panjang, masing-masing sekitar 7 kilometer per jam.

Imbauan bagi Warga yang Beraktivitas di Luar Ruangan

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca, terutama saat hujan lebat dan petir berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari. Warga di Kabupaten Pasaman dan Agam disarankan menunda perjalanan jika langit mulai gelap pada jam-jam tersebut.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: rakyatterkini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top