SUMATERA BARAT — Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran CPNS jalur umum 2026. Calon pelamar diminta tidak percaya pada poster atau tautan pendaftaran yang belum terverifikasi, dan sebaiknya mulai merapikan dokumen pribadi sejak sekarang. Pemeriksaan awal ini mencegah masalah administrasi saat pendaftaran benar-benar dibuka.
Alih-alih menunggu pasif, calon pelamar bisa memakai waktu ini untuk memeriksa kelengkapan dokumen. Kesalahan administrasi jadi penyebab paling umum gugurnya pelamar di tahap awal seleksi.
Pemeriksaan dokumen sebaiknya dimulai dari data kependudukan. Ketidaksesuaian nama atau NIK kerap baru ketahuan saat pendaftaran sudah berjalan, padahal perbaikannya butuh proses di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Persyaratan pendidikan berbeda antarformasi. Calon pelamar perlu memastikan kualifikasi pendidikannya cocok dengan jabatan yang akan dilamar, bukan berasumsi semua jurusan otomatis memenuhi syarat.
Kebutuhan dokumen tambahan juga bergantung pada jabatan dan ketentuan instansi pembuka formasi. Karena itu, telusuri dulu jabatan yang sesuai latar belakang pendidikan dan kompetensi.
Mulailah memindai KTP, ijazah, transkrip nilai, dan pas foto. Pastikan hasil pindaian tidak buram dan tidak terpotong, lalu simpan dalam folder khusus agar mudah ditemukan.
Namun jangan buru-buru mengikuti ukuran file, format gambar, atau ketentuan latar belakang pas foto dari sumber tidak resmi. Spesifikasi final mengikuti pengumuman resmi dan ketentuan portal SSCASN saat pendaftaran dibuka.
Calon pelamar sebaiknya menahan diri membeli e-meterai atau membayar layanan yang mengatasnamakan pendaftaran CPNS 2026. Periksa dulu apakah dokumen benar-benar diwajibkan, bagaimana formatnya, dan apakah ada ketentuan khusus soal meterai.
Langkah ini menghindari pengeluaran sia-sia sekaligus mengurangi risiko menjadi korban penipuan. Jangan pernah membagikan kata sandi, kode OTP, atau data pribadi kepada pihak yang mengaku bisa meloloskan pendaftaran.
Informasi jadwal, jumlah formasi, persyaratan, dan tahapan seleksi hanya sah jika berasal dari pengumuman pemerintah. Pantau tiga kanal berikut:
Susun daftar formasi incaran berdasarkan jurusan dan pengalaman, lalu cocokkan dengan dokumen yang sudah dimiliki. Selisih yang belum lengkap bisa segera diurus sebelum pengumuman resmi keluar.
Persiapan dokumen sekarang menghemat waktu dan mengurangi risiko gugur gara-gara berkas, bukan karena kemampuan.