Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Kapolres Kerahkan ETLE dan Teguran Simpatik

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31:02 WIB
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri apel gelar pasukan Operasi Patuh Singgalang 2026 bersama Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta.

PAYAKUMBUH — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menitipkan komitmen dukungan melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman yang hadir langsung di apel gelar pasukan bersama Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta. Sinergi antara Pemko dan kepolisian diarahkan pada peningkatan kedisiplinan masyarakat, bukan semata penindakan pelanggaran.

Elzadaswarman menilai kepatuhan berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran setiap pengendara. Pendekatan edukasi dan penegakan hukum, menurutnya, perlu berjalan beriringan agar warga terbiasa memakai perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu, melengkapi dokumen kendaraan, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Indikator Keberhasilan Bukan Jumlah Tilang

Pemko Payakumbuh menempatkan turunnya angka kecelakaan dan naiknya kedisiplinan warga sebagai ukuran utama keberhasilan operasi. Elzadaswarman menyebut banyaknya pelanggaran yang ditindak bukan tolok ukur yang dicari.

"Keberhasilan operasi ini bukan semata-mata dilihat dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, tetapi dari meningkatnya kedisiplinan masyarakat dan menurunnya angka kecelakaan. Kita ingin setiap orang yang berangkat dari rumah dapat sampai ke tujuan dengan selamat," kata Elzadaswarman usai apel.

Ia juga meminta warga tidak abai terhadap risiko di jalan raya. Imbauan itu disampaikan menyusul masih tingginya potensi kecelakaan akibat kelalaian pengendara di ruas jalan dalam kota.

ETLE dan Pemetaan Titik Rawan Kecelakaan Jadi Andalan

Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta memaparkan apel gelar pasukan sebagai tahap pengecekan kesiapan personel dan kelengkapan operasi sebelum diterjunkan ke titik-titik pengawasan. Deteksi dini dilakukan lewat pemetaan lokasi rawan kecelakaan atau black spot, dipadukan penyuluhan keselamatan berkendara.

Dari sisi penegakan hukum, petugas memaksimalkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), teguran simpatik, serta memperkuat koordinasi lintas instansi termasuk dengan Polisi Militer TNI. Irwan menegaskan indikator utama operasi tetap tumbuhnya kepatuhan warga dan menurunnya risiko laka lantas.

"Kami ingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, menolak pungutan liar, dan memberikan pelayanan yang transparan berbasis teknologi," pungkas Kapolres.

Imbauan untuk Pengendara di Payakumbuh

Elzadaswarman menutup arahannya dengan imbauan agar warga mematuhi aturan dan mengutamakan kehati-hatian selama operasi berlangsung. Keselamatan di jalan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, kepolisian, dan pengguna jalan.

"Patuhi aturan, utamakan kehati-hatian, dan jangan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," imbau Elzadaswarman.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: minakonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top