Gustami Hidayat Salurkan Bantuan Pangan di 2 Puskesmas Padang, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas

Penulis: Teuku Fahreza  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:01:02 WIB
Bantuan pangan disalurkan melalui skema Pokir Gustami Hidayat bersama Dinas Pangan Sumbar di Puskesmas Lubuk Begalung dan Nanggalo, Padang.

PADANG — Bantuan pangan disalurkan melalui skema Pokir yang melekat pada Gustami Hidayat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Dinas Pangan Sumbar menjadi mitra pelaksana agar paket bantuan menjangkau warga yang membutuhkan. Sasaran utamanya kelompok yang dinilai paling rentan terhadap masalah gizi.

Paket bantuan berisi beras, telur, susu, dan sejumlah bahan pangan lain. Jenis bantuan dipilih untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat. Penyaluran juga diarahkan memperkuat upaya pencegahan kerawanan pangan di Kota Padang.

Mengapa Ibu Hamil dan Balita Jadi Sasaran Utama

Gustami menempatkan pemenuhan gizi sejak dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia Sumatera Barat. Kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita disebut perlu menjadi perhatian bersama. Kecukupan gizi berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Bagaimana kesehatan ibu-ibu hamil dan anak-anak balita, yang merupakan aset investasi pembangunan Sumatera Barat ke depan itu, semakin baik," tegas Gustami Hidayat.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan kerawanan pangan ditempatkan sebagai upaya jangka panjang. Tujuannya membangun generasi yang sehat dan berkualitas di provinsi ini.

Sinergi DPRD dan Dinas Pangan Sumbar

Gustami menyebut penyaluran bantuan bukan sekadar pembagian sembako. Menurutnya, program ini merupakan bentuk kepedulian wakil rakyat terhadap warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan bergizi.

"Kita bersinergi dengan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan paket-paket bantuan sembako untuk daerah yang rawan pangan. Ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan sembako begitu saja, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian kita di DPRD Provinsi Sumatera Barat," ujar Gustami Hidayat.

Sinergi antara wakil rakyat dan pemerintah daerah dinilai diperlukan agar persoalan kerawanan pangan mendapat penanganan berkelanjutan. Dinas Pangan Sumbar berperan dalam penyaluran agar bantuan tepat sasaran.

Antusiasme Warga di Lubuk Begalung dan Nanggalo

Penyaluran di Puskesmas Lubuk Begalung dan Puskesmas Nanggalo disambut antusias warga penerima manfaat. Kehadiran bantuan di fasilitas layanan kesehatan menjadi momentum memperkuat perhatian terhadap kebutuhan ibu dan anak. Tenaga kesehatan serta keluarga penerima ikut mendukung upaya menjaga pola konsumsi bergizi.

Melalui program ini, Gustami bersama Dinas Pangan Sumbar berharap penanganan kerawanan pangan di Kota Padang terus diperkuat. Bantuan diharapkan meringankan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mendukung pencegahan masalah gizi dan stunting.

Keberlanjutan program tetap memerlukan edukasi gizi, pemantauan kesehatan, dan kolaborasi berbagai pihak. Ketiga hal itu disebut menjadi kunci demi masa depan generasi Sumatera Barat yang lebih sehat.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: bentengsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top