PADANG — BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini harian untuk tiga kabupaten di Sumatera Barat yang berpotensi diterjang hujan sedang hingga lebat. Wilayah Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya disebut paling perlu diwaspadai, termasuk daerah-daerah di sekitarnya.
Peringatan itu menyertai prakiraan cuaca yang dirilis pada Senin pukul 09.00 WIB. Warga diimbau memperhatikan kondisi langit sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hingga sore hari.
Wilayah Mana Saja yang Diguyur Hujan Ringan Pagi Ini?
Pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, dan Pasaman. Hujan ringan juga berpotensi mengguyur Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, dan Kabupaten Solok pada siang hingga sore.
Memasuki malam, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Adapun pada dini hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Suhu 19–31 Derajat Celsius, Angin dari Timur hingga Selatan
BMKG Minangkabau mencatat suhu udara di Sumbar berkisar antara 19–31 derajat Celsius dengan kelembapan 65–98 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 4–24 kilometer per jam.
Kombinasi kelembapan tinggi dan suhu hangat itu membuat udara terasa lembap sepanjang hari. Warga yang hendak keluar rumah sebaiknya menyiapkan jas hujan atau payung.
Waspadai Dampak Cuaca Saat Beraktivitas di Luar Ruangan
BMKG mengimbau masyarakat di daerah yang berpotensi terdampak meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca. Imbauan itu terutama ditujukan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat turun.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa memicu genangan di jalan, jarak pandang terbatas, dan permukaan jalan licin. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak kendaraan.
Prakiraan cuaca BMKG Minangkabau diperbarui secara berkala. Warga disarankan memantau informasi terbaru sebelum merencanakan perjalanan atau kegiatan luar ruangan.