Pencarian

Ketua REPRO Sumbar Kecam Pengrusakan Kantor PWI Solok Selatan: Ini Ancaman bagi Kebebasan Pers

Rabu, 20 Mei 2026 • 17:16:01 WIB
Ketua REPRO Sumbar Kecam Pengrusakan Kantor PWI Solok Selatan: Ini Ancaman bagi Kebebasan Pers
Ketua REPRO Sumbar, Roni, mengecam pengrusakan Kantor PWI Solok Selatan sebagai ancaman kebebasan pers.

SOLOK SELATAN — Tindakan perusakan terhadap Kantor PWI Kabupaten Solok Selatan belakangan ini memantik reaksi dari berbagai elemen masyarakat. Ketua DPW REPRO Sumbar, Roni, menjadi salah satu tokoh yang paling vokal menyuarakan keprihatinannya.

Kecaman Terhadap Tindakan Anarkis

Roni menegaskan bahwa perusakan fasilitas organisasi pers bukanlah sekadar aksi vandalisme biasa. Menurutnya, insiden ini merupakan bentuk ancaman serius terhadap independensi jurnalistik dan pilar demokrasi.

“Dengan tegas saya mengecam tindakan pengrusakan Kantor PWI Kabupaten Solok Selatan. Tindakan seperti ini tidak mencerminkan sikap yang menghargai hukum dan demokrasi,” ujar Roni dalam pernyataannya, Senin lalu.

Pers Adalah Mitra Pembangunan

Dalam keterangannya, Roni mengingatkan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa wartawan adalah mitra penting dalam pembangunan daerah.

“Pers merupakan mitra penting dalam pembangunan dan memiliki fungsi sebagai penyampai informasi serta kontrol sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ia menilai, perbedaan pandangan dan kritik yang muncul di masyarakat seharusnya diselesaikan melalui dialog dan jalur hukum, bukan dengan tindakan anarkis yang merugikan banyak pihak.

Desakan untuk Aparat Penegak Hukum

Roni mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Ia meminta proses hukum berjalan profesional dan transparan agar pelaku dapat dijerat sesuai aturan yang berlaku.

“Saya berharap aparat kepolisian dapat bergerak cepat, profesional, dan mengusut tuntas kasus ini. Siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan tetap menjaga situasi yang kondusif di Solok Selatan.

Menjaga Iklim Demokrasi yang Sehat

Menurut Roni, insiden ini harus menjadi perhatian bersama bahwa ruang aman bagi pers mutlak dijaga. Dalam negara demokrasi, kata dia, pers memiliki hak dan tanggung jawab untuk menyampaikan informasi secara objektif kepada publik.

“Pers harus mendapatkan ruang yang aman dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba melakukan tekanan, intimidasi, atau tindakan yang mengganggu kebebasan pers,” tutup Roni.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyelidikan kasus pengrusakan tersebut.

Bagikan
Sumber: suryaindonesia.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks