PADANG — Organisasi pembinaan olahraga perempuan di Sumatera Barat resmi memiliki kepengurusan baru. Ny. Gusmalini, yang sebelumnya menjabat Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pasaman Barat, kini dilantik sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Pasaman Barat. Pelantikan berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (19/5).
Prosesi ini digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus Perwosi tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatra Barat. Target jangka panjangnya jelas: mendorong prestasi atlet putri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Atlet Perempuan: Andalan Medali Sumbar
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Hamdanus, menyebut kontribusi atlet perempuan terhadap prestasi daerah sangat signifikan. Ia menekankan pembinaan atlet putri harus berjalan berkelanjutan, bukan sekadar program musiman.
“Kontribusi atlet perempuan sangat besar bagi prestasi olahraga Sumbar. Karena itu, pembinaan harus terus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan.
Pelindung Perwosi: Olahraga Menyatukan Masyarakat
Pelindung Perwosi Sumbar, Harneli Mahyeldi, mengingatkan bahwa olahraga memiliki kekuatan menyatukan masyarakat lintas latar belakang. Ia meminta seluruh pengurus aktif membina semua cabang olahraga tanpa terkecuali.
“Olahraga itu menyatukan. Kepada Ketua Perwosi saya minta untuk membina semua cabang olahraga. Saya mendukung penuh Perwosi Sumbar karena saya juga atlet,” katanya.
Komitmen Kolaborasi dengan KONI
Ketua Perwosi Sumbar, Diani Maulida Vasko, mengapresiasi kekompakan seluruh pengurus dalam menyukseskan pelantikan. Ia menegaskan komitmen organisasinya untuk memperkuat kolaborasi dengan KONI dan berbagai pihak terkait guna meningkatkan prestasi atlet putri di Sumatera Barat.
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar Septri, Wakil Sekretaris Umum II KONI Sumbar Rizky Saputra, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur. Mereka hadir sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan atlet perempuan yang kini memasuki babak kepengurusan baru.