PADANG — Warga Kecamatan Padang Selatan dan sekitarnya kini memiliki alternatif layanan kesehatan yang lebih dekat. Klinik Pratama Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) resmi beroperasi di Kampus Pondok, Kota Padang, setelah dibuka langsung oleh Rektor Unand Efa Yonnedi pada Sabtu (08/08). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjawab kebutuhan warga akan akses berobat yang murah dan mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Menghidupkan Kembali Semangat Kampus Bersejarah
Dekan FK Unand, Dr. dr. Sukri Rahman, mengungkapkan bahwa Kampus Pondok memiliki nilai historis tinggi. Di lokasi inilah para dokter Indonesia dicetak pada masa lalu. Kini, dengan beroperasinya klinik pratama, semangat pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat dihidupkan kembali.
"Selain memperluas akses pelayanan medis, fasilitas ini juga dirancang sebagai tempat wahana pendidikan dan integrasi kegiatan penelitian bagi civitas akademika," ungkap Sukri dalam siaran resmi yang diterima di Padang.
Layanan Lengkap dari UGD hingga Konsultasi Psikologi
Klinik Pratama Pondok tidak hanya melayani keluhan fisik. Fasilitas ini menyediakan berbagai instalasi, mulai dari Unit Gawat Darurat (UGD), Poli Umum, Poli Ibu dan Anak (KIA), Poli Gigi, hingga layanan konsultasi psikologi. Untuk mendukung operasionalnya, klinik menyiagakan tenaga medis profesional yang terdiri dari empat dokter umum, satu dokter gigi, bidan, perawat, serta tim farmasi dan psikologi.
Menariknya, dua dari empat dokter umum yang bertugas merupakan dosen aktif FK Unand. Hal ini memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga dan terintegrasi dengan dunia akademik.
Jam Operasional dan Harapan Warga
Klinik yang berlokasi di kawasan Belakang Pondok ini beroperasi setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Tarif yang terjangkau menjadi nilai plus bagi warga, melengkapi portofolio fasilitas kesehatan Unand yang sebelumnya sudah memiliki Rumah Sakit Tipe B di Limau Manis.
Tokoh masyarakat RW 03 Belakang Pondok, Aji Marjali, menyambut baik kehadiran klinik ini. Menurutnya, dampak positifnya sangat signifikan, tidak hanya bagi warga Kelurahan Belakang Pondok, tetapi juga masyarakat Kota Padang secara luas.
"Dengan adanya Klinik Pratama Unand ini, kita berharap masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berobat. Ke depannya, klinik ini juga diharapkan bisa menjadi 'dokter keluarga' bagi warga kami," ujar Aji.
Komitmen Tata Kelola dan Pengabdian Masyarakat
Rektor Unand Efa Yonnedi menekankan bahwa pembukaan klinik ini bukan sekadar seremonial. Pihaknya berkomitmen memastikan tata kelola klinik berjalan profesional dan sesuai standar medis terbaik. Hal ini sejalan dengan posisi FK Unand sebagai fakultas dengan program studi terbanyak, dari jenjang sarjana hingga subspesialis.
"Kami berharap klinik ini dikelola dengan baik dan profesional, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjadi percontohan standar pengelolaan fasilitas kesehatan," katanya.
Sebagai bagian dari peresmian, FK Unand turut menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi deteksi dini penyakit bagi warga sekitar. Acara tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan, Puskesmas Seberang Padang, Polsek, pihak kecamatan, lurah, hingga kader kesehatan masyarakat.