KAI Divre II Sumbar dan Kejari Bukittinggi Sepakati Penguatan Perlindungan Aset Perkeretaapian

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:02:02 WIB
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya memimpin pertemuan dengan Kepala Kejari Bukittinggi Fithrah beserta jajaran di Padang.

PADANG — Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya memimpin langsung pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Fithrah, S.H., M.H., beserta jajaran. Hadir pula Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Bukittinggi Dhipo Akhmadsyah Sembiring, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat manajemen KAI Divre II Sumbar.

Agenda utama audiensi menyoroti penguatan koordinasi antarlembaga dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Pembahasan mencakup upaya memperkuat perlindungan aset perusahaan serta memastikan pengelolaannya berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mengapa Aset Kereta Api Butuh Pendampingan Kejaksaan

Lutfi Wijaya menyebut aset perusahaan punya peran strategis dalam menopang kelancaran operasional dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, KAI membutuhkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan, untuk memperkuat perlindungan aset.

"Bagi KAI, aset perusahaan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran operasional dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan, untuk memperkuat perlindungan aset serta memastikan pengelolaannya berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Lutfi.

Ia berharap hubungan kelembagaan yang sudah terbangun dapat terus terjalin dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak.

Kepastian Hukum Jadi Fokus Kejari Bukittinggi

Dari sisi Kejaksaan, Fithrah menekankan pentingnya komunikasi antarlembaga sebagai landasan pelaksanaan tugas yang optimal. Sinergi dinilai perlu terus dikembangkan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing institusi.

"Koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi landasan penting dalam membangun kerja sama kelembagaan yang profesional dan berkelanjutan. Kami berharap sinergi dengan KAI Divre II Sumbar dapat terus diperkuat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas masing-masing, termasuk dalam upaya menciptakan kepastian hukum," ungkap Fithrah.

Dampak ke Layanan Kereta Api di Sumbar

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Kedua pihak sepakat meningkatkan komunikasi dan koordinasi sebagai upaya membangun hubungan kerja yang solid, profesional, dan berkelanjutan.

Bagi KAI Divre II Sumbar, audiensi ini menjadi bagian dari komitmen memperkuat perlindungan dan pengamanan aset perusahaan. Pengelolaan aset yang sesuai aturan diharapkan mendukung keberlangsungan operasional perkeretaapian yang aman, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang di wilayah Sumatera Barat.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: prokabar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top