PADANG — Setelah tiga tahun vakum, para pensiunan Rumah Bagonjong (Pemprov Sumbar) dalam Grup WA Sakato Tuo kembali bertatap muka. Silaturahmi digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (22/8/2025), sekaligus mengenang masa kerja di gedung tersebut.
Pertemuan terakhir kelompok ini berlangsung 18 Mei 2023 di Resto Suaso, Gor Agussalim. Saat itu, penggagas senior Basril Thaher masih hadir. Lima hari kemudian, Senin (22/5/2023), Basril Thaher meninggal dunia di Yogyakarta dalam perjalanan dari Masjid Jogokariyan menuju RSUD.
Silaturahmi Vakum Tiga Tahun, Ini Penyebabnya
Ketua Sakato Tuo, Drs H Marzuki Onmar, menjelaskan pertemuan rutin otomatis terhenti sejak Basril Thaher wafat. Atas permintaan sejumlah anggota, Drs Hendrinal dan kawan-kawan berinisiatif menghidupkan kembali acara ini.
“Perintah beliau kepada kami untuk mengadakan pertemuan silaturrahmi dengan para pensiun. Setidaknya pertemuan tersebut untuk bagalak-galuk (senda gurau) melepaskan taragak sesama pensiun,” ujar Marzuki Onmar mengenang pesan Basril Thaher.
Fachri Ahmad: Kita Semua Mengantre Menunggu Giliran
Penasihat Sakato Tuo yang juga mantan Rektor Universitas Andalas itu mengingatkan kematian adalah kepastian yang tak terhindarkan. Ia menyebut seluruh yang hadir tengah berada dalam fase antrean tanpa tahu kapan giliran tiba.
“Kullu nafsin zaikatul maut. Setiap yang bernyawa pasti mati. Kita mati, hewan mati, tumbuh-tumbuhan mati. Bahkan malaikat dan jin akan mati. Sebagian dari kita sudah mendahului, kita pasti juga akan menyusul,” kenang Fachri Ahmad dengan nada tersekat.
Ia mengajak para pensiunan menjaga kesehatan, memperkuat iman, dan memperbanyak bekal sebelum antrian itu sampai. “Tetap waras, tidak pikun dan tidak lumpuh. Perkuat iman, perbanyak bekal sebelum antrian itu sampai pada kita,” pesannya.
Tausiah dan Doa Bersama dalam Acara Tersebut
Rangkaian acara diawali pembacaan Al-Qur'an oleh Ustad Syamsul Bahri SH dan saritilawah oleh Bu Mardiah. Peserta juga menerima tausiah dari Penceramah Agama sekaligus Imam Besar Masjid Raya Al-Minangkabauwi, Ustad H Rahimul Amin LC MC.
Doa bersama dipanjatkan untuk para senior yang telah wafat, termasuk Drs H Rusdi Lubis, Drs H Yohanes Dahlan, Drs Sultani Wirman, Drs H Akmal Firdaus, Drs H Asroel Mas'ud, dan Drs H Yenifra. Kabar duka juga datang pada hari yang sama: H Rajudin Nuh SH, mantan Asisten 1 Pemprov Sumbar, meninggal dunia.
Silaturahmi Pensiunan Akan Rutin Setiap Enam Bulan
Marzuki Onmar menambahkan, Sakato Tuo berencana menggelar pertemuan rutin setiap enam bulan sekali. Hal ini agar informasi dan kabar antarpensiunan tetap terjaga.
“Dengan demikian kita mengetahui berbagai informasi dari kita untuk kita,” sebut Marzuki Onmar.
Fachri Ahmad juga mengingatkan pentingnya peran orang tua menanamkan nilai agama kepada generasi penerus. Ia menyoroti dunia modern yang mulai meninggalkan agama, dengan lebih dari 30 negara yang tidak lagi mengakui keberadaan Tuhan.
“Mereka tidak lagi mengenal ada kehidupan di akhirat. Peradaban mereka adalah ilmu yang tidak diimbangi dengan moral, iman, dan akhlak. Mari kita ajarkan anak-anak dan cucu yang mempunyai landasan agama yang kuat,” pungkasnya.