Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik senilai total Rp253 juta untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Bantuan diserahkan di halaman Kantor Bupati Solok, Jumat (25/9/2026), guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa kedaruratan. Penyaluran menyasar kelompok paling rentan yang kehilangan tempat tinggal dan akses logistik akibat bencana.
SOLOK — Bantuan logistik dari Kementerian Sosial tiba di Kabupaten Solok untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang. Nilai keseluruhan bantuan yang disalurkan mencapai Rp253 juta, mencakup berbagai kebutuhan dasar selama masa kedaruratan bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor Bupati Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). Petugas menurunkan bantuan dari kendaraan sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk didistribusikan ke lokasi pengungsian dan titik terdampak.
Bantuan Menyasar Kebutuhan Dasar Selama Masa Kedaruratan
Bantuan logistik dari Kemensos difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir bandang. Jenis bantuan mencakup perlengkapan darurat yang dibutuhkan warga selama mengungsi maupun saat mulai membersihkan rumah yang terendam.
Penyaluran menyasar warga yang paling terdampak, terutama keluarga yang rumahnya rusak atau terendam material banjir. Masa kedaruratan menjadi periode kritis karena banyak warga kehilangan akses terhadap kebutuhan sehari-hari.
Penyerahan Dilakukan di Kantor Bupati Solok
Proses penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor Bupati Solok. Petugas menurunkan bantuan dari kendaraan sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk didistribusikan ke lokasi pengungsian dan titik terdampak.
Pemerintah kabupaten setempat bertanggung jawab melanjutkan distribusi bantuan hingga ke tangan warga. Pendataan penerima dilakukan agar bantuan tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah.
Banjir Bandang Masih Menyisakan Persoalan di Lapangan
Banjir bandang yang melanda Solok meninggalkan dampak yang tidak ringan bagi warga. Selain kerusakan rumah, akses jalan dan fasilitas umum di sejumlah titik terdampak terganggu sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Bantuan logistik dari pemerintah pusat menjadi penopang utama sambil menunggu pemulihan infrastruktur berjalan. Warga yang masih mengungsi membutuhkan pasokan air bersih, makanan siap saji, dan perlengkapan tidur selama masa tanggap darurat.
Pemkab Solok Lanjutkan Pendataan dan Distribusi
Pemerintah Kabupaten Solok melanjutkan pendataan warga terdampak untuk memastikan bantuan tersalurkan merata. Posko darurat dan dapur umum disiapkan di beberapa lokasi guna mempercepat penanganan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan relawan terus dilakukan agar kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa pemulihan.