SAWAHLUNTO — Sebanyak 63 Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto resmi diambil sumpahnya oleh Wali Kota Riyanda Putra. Prosesi berlangsung di Balerung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Jumat (23/10/2026), dengan seluruh peserta hadir langsung di hadapan kepala daerah.
Riyanda menyebut momen tersebut sebagai titik awal tanggung jawab baru bagi para PNS, bukan sekadar rangkaian seremonial. Menurutnya, sumpah yang diucapkan harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari.
Bukan Formalitas: Sumpah Dimaknai sebagai Kontrak Pelayanan
Dalam arahannya, Riyanda menekankan bahwa pengambilan sumpah mengandung konsekuensi moral dan hukum bagi setiap aparatur negara. PNS yang telah disumpah diminta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga meminta seluruh peserta menjunjung tinggi integritas dan disiplin dalam setiap tugas yang diemban. Kedua hal itu disebut sebagai fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas.
"Saya berharap seluruh PNS yang telah diambil sumpahnya dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas dan disiplin, serta bekerja secara profesional demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Riyanda.
Dorong Profesionalisme untuk Kualitas Layanan Publik
Riyanda menilai komitmen para PNS menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Profesionalisme aparatur disebutnya sebagai kunci peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Sawahlunto.
Melalui pengambilan sumpah tersebut, seluruh PNS diharapkan memperkuat semangat pengabdian. Mereka juga didorong berkontribusi optimal dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Sawahlunto belum merinci penempatan unit kerja bagi 63 PNS yang baru disumpah. Namun prosesi di Balerung Rumah Dinas Wali Kota menandai langkah awal mereka mengemban jabatan di lingkungan pemkot setempat.