Bansos BPNT 2026 Cair Rp 600.000 untuk Keluarga Penerima, Begini Cara Cek Statusnya

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 11:09:08 WIB
Penyaluran BPNT 2026 sebesar Rp 600.000 sudah mulai disalurkan kepada keluarga penerima.

SUMATERA SELATAN — Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program bantuan sosial yang diberikan oleh Kementerian Sosial Indonesia. Program ini bertujuan untuk membantu keluarga yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan. Untuk tahun 2026, BPNT telah disalurkan dengan total bantuan mencapai Rp 600.000 untuk setiap keluarga penerima selama tiga bulan, yaitu April, Mei, dan Juni.

Besaran Bantuan

Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 untuk periode tiga bulan. Penyaluran dilakukan melalui bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta melalui kantor pos sesuai dengan domisili penerima.

Syarat Penerima

  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
  • Keluarga yang membutuhkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

Cara Cek Status

  1. Unduh aplikasi resmi Cek Bansos dari Kementerian Sosial.
  2. Masukkan data yang diminta, seperti nomor Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  3. Jika terdaftar, informasi mengenai nama penerima, jenis bantuan, dan status pencairan akan ditampilkan.

Jadwal Pencairan

Pencairan BPNT untuk tahun 2026 telah dilakukan pada bulan Mei. Keluarga penerima dapat menerima bantuan ini melalui bank penyalur atau kantor pos. Pastikan untuk memeriksa jadwal pencairan di wilayah masing-masing, karena waktu dan lokasi penyaluran bisa bervariasi.

Cara Mengajukan

Bagi keluarga yang belum terdaftar dan ingin mengajukan permohonan untuk mendapatkan BPNT, dapat mengunjungi kantor kelurahan atau dinas sosial setempat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang dokumen yang diperlukan dan prosedur pendaftaran.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program bantuan sosial, termasuk cara pengaduan atau pertanyaan lainnya, masyarakat dapat menghubungi kanal resmi Kementerian Sosial. Harap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial, seperti calo atau pungutan liar.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: money.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top