PADANG — Pemerintah Kota Padang memastikan diri menjadi salah satu tuan rumah utama Porprov XVI Sumatra Barat 2026. Kesanggupan menggelar 20 cabang olahraga (cabor) itu dinyatakan dalam surat bernomor 400.4.4.3/102/DisporaPdg/2026 yang ditandatangani langsung Wali Kota Fadly Amran.
Dokumen tersebut telah diserahkan ke Kantor KONI Sumatra Barat pada Selasa (19/5/2026). Penyerahan dilakukan Bendahara KONI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, bersama Sekretaris KONI Kota Padang, Tri Putra Junaidi Nasution, dan diterima jajaran pengurus KONI Sumbar.
Pemko Padang menjamin kesiapan arena pertandingan berstandar nasional untuk seluruh cabor. Cabang-cabang tersebut meliputi atletik, berkuda memanah, biliar, bola tangan, bola basket, bridge, dayung, olahraga elektronik (e-sports), bola lantai (floorball), gulat, senam (gimnastik), muay thai, panahan, petanque, sambo, tenis lapangan, gateball, akuatik, tenis meja, dan balap motor.
Tak hanya venue, Pemko Padang juga menjamin ketersediaan fasilitas pendukung yang representatif. Mulai dari penginapan bagi panitia, wasit, dan juri, jamuan tamu VIP, layanan kesehatan terpadu, jaminan keamanan, kebersihan, honorarium panitia lokal, hingga sistem transportasi lokal.
Ketua Umum KONI Sumatra Barat, Hamdanus, menyambut positif langkah tersebut. "Dengan adanya surat pernyataan ini, berarti Kota Padang resmi menjadi tuan rumah untuk 20 cabang olahraga pada Porprov Sumbar 2026," ujarnya.
Kesiapan infrastruktur dan layanan pendukung ini diyakini bukan hanya krusial untuk kesuksesan kompetisi. Kehadiran ribuan kontingen dari berbagai daerah disebut bakal menjadi katalisator positif bagi sektor pariwisata olahraga serta ekonomi lokal Kota Padang.
Sementara itu, persiapan Porprov XVI terus dimatangkan. Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar yang juga Ketua Organizing Committee (OC) Porprov Sumbar 2026, Septri, mengungkapkan masih ada lima daerah yang ditunggu konfirmasinya hingga batas waktu tertentu. Kelima daerah itu adalah Padang Panjang, Bukittinggi, Padang Pariaman, Sawahlunto, dan Kota Solok.
Sejauh ini, delapan kabupaten dan kota telah menyatakan kesiapan definitif sebagai penyelenggara. Dari partisipasi tersebut, total 37 cabang olahraga berhasil terakomodasi untuk dipertandingkan dalam pesta olahraga terbesar di Sumatra Barat itu.