PADANG PARIAMAN — Rangkaian pengabdian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 tahun 2026 di Sumatera Barat mencapai puncaknya. Program yang berlangsung selama sebulan di Korong Balai Kamih, Nagari Batu Gadang, Kuranji Hulu, resmi ditutup pada pekan lalu.
Usai upacara penutupan, Irdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Susanto bersama rombongan pejabat bergerak meninjau langsung setiap sasaran fisik yang telah dikerjakan. Salah satu momen utama adalah penyerahan kunci rumah hasil renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Suardipili, warga Nagari Batu Gadang.
Brigjen TNI Heri Susanto menyerahkan langsung kunci tersebut sebagai simbol kehadiran negara memberikan tempat tinggal yang aman dan layak. Momen haru mewarnai prosesi serah terima itu.
Rombongan tidak hanya berhenti di satu titik. Mereka melanjutkan inspeksi ke Mushola Al Mukmin yang telah direnovasi dan diperindah, serta meninjau pembangunan sumur bor cincin sebagai sumber air bersih yang sangat dinantikan warga.
Sasaran fisik paling strategis adalah pembukaan jalan sepanjang 2 kilometer. Akses ini menjadi urat nadi penghubung antarwilayah di Kuranji Hulu. Perjalanan diakhiri dengan peninjauan Tugu Monumen Pengabdian, simbol kemanunggalan TNI dan rakyat.
Peninjauan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arya Yuswandi, Kasrem 032/WBR Kolonel Inf Irvan Yusri, Pamen Ahli Bidang Sosbud Kodam XX/TIB Kolonel Inf Adrian Adek, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, serta Komandan Satgas TMMD Letkol Inf M. Nurman Setiaji. Sejumlah kepala OPD Kabupaten Padang Pariaman juga turut mendampingi.
Sepanjang perjalanan, rombongan disambut antusias warga yang merasa terbantu atas perubahan positif di lingkungan mereka.
Program TMMD Ke-128 diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan fisik. Dampak jangka panjang yang diinginkan adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Batu Gadang, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antara TNI dan rakyat. Sinergi ini menjadi fondasi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Padang Pariaman.