PADANG — Gangguan listrik berskala besar yang memicu krisis komunikasi di Sumatera Barat dan lima provinsi lainnya bukan hanya membuat pemukiman gelap gulita. Jaringan telepon seluler dan data ikut lumpuh di sejumlah titik, memaksa operator mengaktifkan baterai cadangan dan genset di menara BTS prioritas.
VP Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nizar Fuadi, mengonfirmasi penurunan layanan signifikan di Sumatera Bagian Utara, Tengah, hingga Selatan. “Kami terus memaksimalkan sistem catu daya cadangan agar layanan tetap bisa dinikmati pelanggan secara optimal meski dalam kondisi terbatas,” ujarnya dalam keterangan resmi.
XL Axiata juga merasakan dampak serupa. Group Head Corporate Communication & Sustainability XL Axiata, Reza Mirza, menyampaikan permohonan maaf dan memastikan tim teknis telah dikerahkan untuk mengaktifkan backup power di lokasi strategis. Sementara itu, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melaporkan pemulihan bertahap di beberapa titik. EVP Head of Circle Sumatra IOH, Agus Sulistio, mengapresiasi kesabaran pelanggan selama proses ini berlangsung.
Ketiga operator menerapkan langkah mitigasi serupa untuk meminimalisir durasi gangguan. Langkah-langkah tersebut antara lain:
PLN menjelaskan bahwa penyebab utama matinya aliran listrik di sebagian besar Sumatera adalah gangguan teknis pada sistem transmisi dan pembangkit. Data menunjukkan kendala terjadi pada infrastruktur vital transmisi 150 kV, yang mengakibatkan aliran daya ke berbagai daerah terputus secara mendadak. Petugas teknis PLN masih bekerja keras di lapangan untuk menormalkan kembali sistem kelistrikan yang terpisah.
Masyarakat di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat mengalami kesulitan melakukan panggilan telepon dan mengakses internet. Fokus utama operator saat ini adalah menjaga agar layanan dasar seperti telepon dan pesan singkat tetap bisa diakses. Warga diimbau untuk menghemat penggunaan daya pada perangkat komunikasi dan bersabar hingga pasokan listrik pulih sepenuhnya.
Belum ada kepastian waktu pemulihan total. Namun, koordinasi antara operator seluler dan PLN terus ditingkatkan. Telkomsel, XL, dan IOH memastikan tim teknis siaga 24 jam untuk mengaktifkan genset secara bergilir di lokasi-lokasi yang dianggap kritis. Masyarakat dapat memantau perkembangan terbaru melalui kanal resmi masing-masing operator.