PADANG — Warga di 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat harus bersabar lebih lama menyusul molornya target pemulihan listrik oleh PLN. Jika sebelumnya manajemen beban dijadwalkan selesai pada pukul 15.00 WIB, kini General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menyebut pasokan baru akan normal paling lambat pukul 21.00 WIB, Sabtu (23/5/2026).
"Hingga saat ini masih belum ada perubahan," kata Ajrun saat dihubungi, Sabtu sore.
Daerah Mana Saja yang Terdampak?
Pemadaman bergilir terjadi di hampir seluruh wilayah Sumbar. Berdasarkan data PLN, daerah yang terdampak meliputi Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Solok Selatan.
Mengapa Target Pemulihan Molor?
PLN saat ini masih mengandalkan pasokan dari pembangkit Sumatera sisi selatan. Pasokan dari pembangkit itu dijadwalkan mulai masuk jaringan pada pukul 19.00 WIB. Sementara itu, PLTU Ombilin dan PLTU Teluk Sirih juga tengah dipersiapkan untuk kembali menyuplai jaringan listrik Sumbar, dengan target masuk jaringan sekitar pukul 21.00 WIB.
"Sekarang masih dalam proses sinkron atau proses penyambungan jaringan. Bahasa sederhananya, sedang dikawinkan dengan transmisi ke Sumbar," ujar Ajrun.
Berapa Lama Durasi Padam per Wilayah?
Sebelumnya, Ajrun menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan secara bergilir dengan durasi sekitar tiga jam di masing-masing wilayah. Pihaknya menjadwalkan manajemen beban ini berlangsung hingga sore hari, namun kenyataan di lapangan memaksa perpanjangan waktu.
Ajrun berharap proses pemulihan sistem kelistrikan dapat berjalan lancar. "Paling lambat pukul 21.00 WIB harusnya sudah normal kembali, artinya lampu sudah hidup total di seluruh daerah di Sumatera Barat," tutupnya.