SUMATERA BARAT — Pegadaian meresmikan kantor cabang luar negeri di Dili, Timor Leste, pada momen Hari Ulang Tahun ke-125 perusahaan. Hingga saat ini, total pembiayaan yang disalurkan di negara tetangga itu sudah menembus 320 ribu dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan respons positif masyarakat Timor Leste terhadap layanan keuangan berbasis gadai dan pembiayaan syariah yang dibawa Pegadaian. Perusahaan menargetkan pertumbuhan portofolio yang lebih agresif di tahun-tahun mendatang seiring dengan pengenalan produk-produk baru.
Pemilihan Timor Leste sebagai lokasi ekspansi internasional pertama bukan tanpa alasan. Kedekatan geografis dan kesamaan karakteristik ekonomi dengan wilayah Indonesia timur menjadi pertimbangan utama. Pegadaian melihat celah pasar yang cukup besar di Timor Leste, di mana akses masyarakat terhadap lembaga pembiayaan formal masih terbatas.
Direksi Pegadaian menyebut pasar Timor Leste memiliki potensi tinggi untuk produk pembiayaan mikro dan gadai. Model bisnis yang sudah teruji di Indonesia dinilai bisa diadaptasi dengan cepat di negara berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa itu.
Kantor cabang di Dili beroperasi dengan menggandeng mitra lokal untuk mempermudah proses adaptasi regulasi dan budaya bisnis. Pegadaian membawa produk unggulan seperti gadai konvensional dan pembiayaan syariah yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis di dalam negeri.
Ke depan, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk memperluas jaringan ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. Ekspansi ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk mendorong perusahaan pelat merah go global dan meningkatkan kontribusi devisa negara.
Dengan pencapaian di Timor Leste, Pegadaian membuktikan bahwa bisnis pembiayaan berbasis aset tetap relevan di era digital, bahkan mampu menembus batas negara. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Pegadaian sebagai satu-satunya BUMN di sektor gadai dan pembiayaan yang memiliki jaringan internasional.