PULAU PUNJUNG — Antusiasme peserta sudah terlihat sejak pagi. Mereka berkumpul di titik start dan finish yang berada di Jembatan Kabel Sungai Dareh, ikon baru Kabupaten Dharmasraya. Peserta berasal dari personel Polri, Bhayangkari, komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengungkapkan, peserta tidak hanya dari Dharmasraya atau Sumatera Barat. "Pesertanya mencapai ratusan orang, tidak hanya dari Dharmasraya saja, bahkan ada yang dari luar Sumbar juga," ujarnya.
Menurut Kapolres, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain sebagai ajang olahraga, acara ini juga menjadi sarana sosialisasi Police Women Run 2026 yang akan digelar September mendatang.
"Ini juga momentum mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, sekaligus membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan fisik dan mental," kata AKBP Kartyana.
Polres Dharmasraya tidak berhenti di lari pagi. Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini cukup padat. Beberapa kegiatan yang sudah dijadwalkan antara lain Latihan Bareng Trabas jelajah alam Sikabau pada 21 Juni 2026, turnamen e-sport, bakti sosial, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
"Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengikuti rangkaian kegiatan Polres Dharmasraya dalam rangka Hari Bhayangkara tahun ini," ajak Kapolres.
Pemilihan Jembatan Kabel Sungai Dareh sebagai lokasi start dan finish bukan tanpa alasan. Jembatan ini merupakan salah satu infrastruktur ikonik di Dharmasraya yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya komunitas olahraga. Kehadiran peserta dari luar provinsi juga menunjukkan bahwa Dharmasraya mulai dilirik sebagai tuan rumah event olahraga berskala lebih besar.
Road to Police Women Run 2026 di Dharmasraya menjadi bukti bahwa olahraga lari tidak lagi sekadar hobi, melainkan alat untuk memperkuat hubungan institusi kepolisian dengan masyarakat di tingkat akar rumput.