Hasil Balapan Le Mans 24 Jam 2025: Toyota Juara Umum, Pebalap Indonesia Finis Ketujuh di Kelas LMGT3

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Senin, 15 Juni 2026 | 10:54:31 WIB
Toyota Gazoo Racing raih gelar juara umum Le Mans 24 Jam 2025 di kelas Hypercar.

SUMATERA BARAT — Toyota Gazoo Racing sukses mempertahankan dominasinya di Sirkuit Sarthe, Prancis, dengan merebut gelar juara umum Le Mans 24 Jam edisi 2025. Kemenangan ini memperpanjang rekor pabrikan Jepang tersebut di ajang balap ketahanan yang berlangsung akhir pekan lalu.

Dominasi Toyota di Kelas Hypercar

Tim pabrikan Toyota mengandalkan GR010 Hybrid untuk bertarung di kelas utama Hypercar. Konsistensi dan strategi pit stop yang solid menjadi kunci keberhasilan mereka mengungguli para pesaing seperti Ferrari dan Porsche.

Ini menjadi kemenangan kelima berturut-turut bagi Toyota di Le Mans sejak 2021. Pencapaian ini menegaskan superioritas teknologi hybrid mereka di ajang balap ketahanan paling keras di dunia.

Pebalap Indonesia Tembus Finis di Kelas LMGT3

Kabar baik datang dari kelas LMGT3. Pebalap asal Indonesia yang turun bersama tim Akkodis ASP berhasil menyelesaikan balapan selama 24 jam tanpa masalah berarti. Ia finis di posisi ketujuh di kelasnya.

Finis di posisi ketujuh adalah pencapaian solid mengingat persaingan ketat di kelas LMGT3 yang diikuti lebih dari 20 mobil. Konsistensi dan kemampuan menghindari insiden di trek menjadi faktor utama keberhasilannya menyentuh garis finis.

Ketangguhan Fisik dan Mental Diuji

Balapan Le Mans 24 Jam dikenal sebagai ujian paling berat bagi pebalap dan mesin. Pebalap Indonesia harus bergantian dengan dua rekan setimnya selama sehari penuh tanpa henti.

Kondisi cuaca di Le Mans yang berubah-ubah dari cerah hingga hujan deras menambah tingkat kesulitan. Kemampuan adaptasi pebalap Indonesia dalam menghadapi kondisi lintasan basah dan kering patut diacungi jempol.

Persaingan Sengit di Setiap Kelas

Selain Toyota, persaingan di kelas lain juga berlangsung ketat. Di kelas LMP2, tim-tim independen saling berebut posisi terdepan dengan strategi ban dan bahan bakar yang berbeda.

Sementara itu, kelas LMGT3 yang diikuti pebalap Indonesia menjadi tontonan menarik dengan banyaknya kontak antar mobil. Pebalap Indonesia berhasil menjaga mobilnya tetap utuh hingga akhir balapan.

Le Mans 24 Jam 2025 menjadi ajang pembuktian bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi balap ketahanan dunia. Finis ketujuh di kelas LMGT3 adalah modal berharga untuk balapan-balapan selanjutnya di musim ini.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top