PADANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat masih menyisakan 18.122 tempat duduk untuk perjalanan kereta api lokal hingga akhir masa libur sekolah, 12 Juli 2026. Jumlah tersebut tersebar di tiga kereta andalan: KA Lembah Anai, KA Minangkabau Ekspres, dan KA Pariaman Ekspres.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebutkan bahwa hingga Selasa (7/7), sebanyak 151.912 tiket telah terjual dari total kapasitas 187.008 tempat duduk. Artinya, masih ada peluang bagi warga yang belum merencanakan perjalanan untuk memanfaatkan moda transportasi ini.
Dari total sisa tiket, KA Minangkabau Ekspres masih memiliki stok terbanyak, yakni 9.384 tempat duduk. Disusul KA Pariaman Ekspres dengan 5.163 tiket, dan KA Lembah Anai sebanyak 3.574 tiket.
Selama masa libur sekolah, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan rata-rata 28 perjalanan per hari dengan kapasitas 7.792 tempat duduk. Total perjalanan selama periode 20 Juni hingga 12 Juli 2026 mencapai 616 kali.
Penjualan tiket selama liburan didominasi oleh KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras. Hingga saat ini, tiket yang terjual untuk rute tersebut mencapai 100.075 lembar, atau lebih dari setengah total penjualan keseluruhan.
“Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau untuk mendukung mobilitas selama masa liburan,” ujar Reza.
Fenomena ini wajar mengingat KA Pariaman Ekspres melayani perjalanan menuju destinasi wisata pantai di Kota Pariaman, yang menjadi favorit keluarga saat libur sekolah.
KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Pemesanan sudah bisa dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.
“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go show) mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia,” tambah Reza.
Pembelian digital dinilai lebih aman untuk menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket. KAI juga mengajak warga yang belum memiliki rencana perjalanan untuk segera memanfaatkan sisa tiket yang ada.
Kereta api lokal di Sumbar menawarkan perjalanan bebas macet, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Dengan harga yang terjangkau, moda ini menjadi pilihan ideal untuk menutup libur sekolah bersama keluarga.