BUKITTINGGI — Selama ini, perajin kerupuk ubi kayu di Nagari Koto Tangah, Agam, hanya mengandalkan sinar matahari untuk mengeringkan produk mereka. Ketika musim hujan tiba, produksi terhenti dan kualitas kerupuk kerap menurun. Kondisi itulah yang mendorong Tim Pengabdian Masyarakat Fateta Unand untuk turun tangan.
Ketua Tim, Mislaeni, menjelaskan bahwa dome pengeringan yang mereka rancang berukuran 1x2 meter dan berbentuk ruang tertutup di ruang terbuka. Konstruksinya menggunakan rangka hollow galvanis anti karat yang bisa dibongkar pasang.
"Dilengkapi dengan kipas sirkulasi dan exhaust fan untuk mengatur kelembaban dan suhu secara otomatis. Rumah pengeringan ini menggunakan sistem rak yang mampu menampung sekitar 20 nampan dalam sekali proses pengeringan," kata Mislaeni, Jumat (10/7).
Dengan alat ini, proses pengeringan menjadi lebih cepat, higienis, dan tidak lagi terganggu oleh cuaca buruk. Bentuk produk yang dihasilkan pun lebih baik dibandingkan penjemuran terbuka.
TPM Fateta Unand tidak hanya memberikan teknologi tepat guna. Mereka juga mendampingi para pelaku UMKM dalam diversifikasi produk, seperti pengembangan variasi rasa kerupuk. Selain itu, tim dosen membantu perbaikan desain label kemasan dan mengurus legalitas usaha.
Pendampingan yang melibatkan sekitar 50 mahasiswa ini direncanakan berlangsung selama enam bulan. Targetnya, UMKM Kerupuk Ubi Kamang tidak hanya berjaya di pasar lokal Sumatera Barat, tetapi juga menembus pasar internasional.
Walinagari (Kepala Desa) Koto Tangah, Amrizal Gunawan, menyambut positif program ini. Ia menyebut, hampir separuh dari total 28 jorong di wilayahnya memiliki unit usaha pengolahan kerupuk kamang.
"Pihak universitas telah melakukan pembinaan terkait pengelolaan secara higienis, termasuk cara pengurusan ijin usaha dan lainnya," kata Amrizal.
Menurut Amrizal, program ini sejalan dengan visi Koto Tangah sebagai "Nagari Kreatif Hub" yang memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Ia berharap, pendampingan dari Unand bisa menjadi katalis bagi UMKM setempat untuk go international.