LEMBAH MELINTANG — Ratusan warga dari berbagai nagari di Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat, memadati halaman kantor camat sejak pagi. Mereka datang untuk mengurus dokumen kependudukan, memeriksakan kesehatan, hingga membeli kebutuhan pokok dengan harga miring dalam satu lokasi.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pasaman Barat, Harlina Syahputri, mengatakan program ini bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan layanan ke masyarakat. “Masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, kartu keluarga, surat pindah, akta kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya tanpa harus datang ke ibu kota kabupaten,” ujarnya di Simpang Empat, Senin.
Pelayanan terpadu ini menghadirkan empat klaster utama. Pertama, administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kedua, pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, termasuk donor darah dan cek golongan darah oleh PMI. Ketiga, bazar pangan murah dari Dinas Ketahanan Pangan yang menjual beras, Minyakita, gula pasir, dan telur dengan harga terjangkau. Keempat, layanan perbankan dari Bank Nagari serta pembayaran pajak kendaraan melalui Samsat dan pajak daerah lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pasaman Barat, Yuli Asma, menyebut pelayanan yang dekat dengan warga bisa menghemat waktu dan biaya. “Kami berharap seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Dengan pelayanan yang hadir langsung di kecamatan, masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke ibu kota kabupaten,” kata Yuli.
Kegiatan di Lembah Melintang merupakan pelaksanaan ketiga dari rangkaian layanan terpadu Pemkab Pasaman Barat. Sebelumnya, program serupa digelar di Kecamatan Kinali dan Talamau. Harlina menyebut antusiasme warga cukup tinggi sejak pagi, terutama untuk mengurus dokumen kependudukan yang menjadi syarat utama mengakses pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial.
Di sisi lain, bazar pangan murah diharapkan meringankan beban warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Pemeriksaan kesehatan gratis juga memberi kesempatan bagi masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sejak dini tanpa harus ke puskesmas atau rumah sakit.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Gusmalini M.Ihoan, menilai layanan terpadu ini memberikan manfaat besar. “Kami dari GOW siap mendukung seluruh program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan pelayanan terpadu ini,” ujarnya.
Pemkab Pasaman Barat berencana melanjutkan program ini ke kecamatan-kecamatan lain secara bergilir. Dengan pola layanan jemput bola, pemerintah berharap tidak ada lagi warga yang terkendala jarak dan biaya untuk mengurus dokumen atau mendapatkan layanan dasar.