LUBUK BASUNG — Bupati Agam Benny Warlis menyerahkan dokumen usulan tersebut saat Dody Hanggodo mengunjungi titik-titik kerusakan infrastruktur akibat bencana hidrometeorologi di wilayahnya. Dari total anggaran yang diminta, rinciannya terdiri dari usulan penanganan 35 ruas jalan kabupaten dengan kebutuhan dana Rp392,73 miliar, serta usulan perbaikan jalan dan jembatan kewenangan provinsi senilai Rp466,25 miliar.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen percepatan pemulihan infrastruktur pasca-bencana yang melanda sejumlah kawasan di Agam. Kerusakan yang terjadi tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga menghambat distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam proposal tersebut, perbaikan ruas Jalan Manggopoh–Padang Lua menjadi salah satu prioritas utama karena berstatus sebagai akses strategis penghubung antarwilayah. Bupati Benny Warlis menyebut ruas ini krusial untuk memulihkan konektivitas masyarakat yang sempat terputus akibat longsor dan kerusakan badan jalan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Agam. Dukungan ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya melalui penanganan ruas Jalan Manggopoh–Padua Lua yang menjadi akses strategis," ujarnya di Lubuk Basung, Sabtu.
Usulan yang diserahkan tidak hanya terbatas pada pengaspalan ulang. Pemkab Agam turut meminta peningkatan kapasitas struktur jalan, penanganan titik rawan longsor, pembangunan drainase, hingga peningkatan keselamatan jalan. Selain itu, empat unit jembatan yang rusak akibat bencana juga diusulkan untuk diganti.
Rincian kebutuhan ini menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi cukup parah dan membutuhkan penanganan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Penanganan titik rawan longsor menjadi perhatian khusus mengingat kondisi geografis Agam yang berbukit dan rawan pergerakan tanah.
Peninjauan lapangan yang dilakukan Menteri PU Dody Hanggodo menjadi sinyal kuat adanya perhatian serius pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur di Agam. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang koordinasi langsung antara kementerian dan pemerintah daerah dalam menyusun langkah pemulihan.
Pemkab Agam berharap proposal yang telah diserahkan dapat segera ditindaklanjuti dengan realisasi anggaran, sehingga pemulihan infrastruktur bisa berjalan cepat. Perbaikan jalan dan jembatan ini dinilai vital untuk mendukung aktivitas ekonomi warga serta memperlancar akses layanan publik di wilayah terdampak bencana.