PADANG — Proses evakuasi korban banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, masih terus berlanjut hingga Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, BPBD, dan Polresta Padang masih berada di lapangan untuk memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman.
"Proses evakuasi masih terus berlangsung sampai malam ini, tim berusaha memindahkan warga ke lokasi yang aman," kata Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, di Padang, Senin (12/8).
Sejak Senin sore, tim penyelamat telah mengevakuasi warga di sejumlah titik yang berada di kawasan Air Pacah dan Koto Tangah. Kondisi di lapangan cukup mengkhawatirkan karena ketinggian air telah melampaui batas normal dan disertai arus yang deras.
"Proses evakuasi akan terus dilakukan sampai situasi benar-benar kondusif, sampai sekarang tim masih berada di lokasi," ujarnya menegaskan.
Dalam proses penyelamatan ini, petugas mengutamakan para lanjut usia, perempuan, anak-anak, serta kelompok rentan lainnya yang terjebak atau terkepung banjir di kediaman masing-masing.
Kepala Bagian Operasional Polresta Padang, Kompol Afrides Roema, menyebut personelnya masih tampak membantu evakuasi di kawasan Dadok, Tunggul Hitam hingga pukul 19.00 WIB. Sebagian lainnya bertugas di jalur-jalur utama Kota Padang untuk mengatur arus lalu lintas yang terganggu akibat genangan air.
"Personel masih berada di lapangan sampai malam ini, tidak terkecuali Pimpinan Polresta Padang untuk membantu penanganan," jelas Kompol Afrides Roema.
Sementara itu, personel BPBD Padang melakukan proses evakuasi warga di Lapau Manggu, Kecamatan Kuranji. Kondisi di lokasi tersebut juga disebut mengkhawatirkan karena genangan air yang tinggi dan arus yang deras, sehingga warga tidak bisa menyelamatkan diri secara mandiri.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga penuh di lokasi terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah hulu.