PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi kabut/asap masih akan menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Jumat (7/8) hingga Sabtu (8/8). Fenomena ini diprediksi terjadi di kawasan dataran tinggi dan beberapa daerah di bagian tengah provinsi, sementara wilayah pesisir lainnya cenderung cerah berawan.
Berdasarkan data BMKG, suhu udara di Sumatera Barat dalam dua hari ke depan diprakirakan berada pada kisaran 16–32 derajat Celsius. Kabupaten Solok menjadi wilayah dengan suhu terendah, sedangkan Kabupaten Pasaman Barat diprediksi mengalami suhu tertinggi hingga 32 derajat Celsius pada Jumat (7/8).
Potensi kabut/asap paling tebal diprakirakan terjadi di sejumlah kabupaten dan kota. Kondisi ini perlu diwaspadai warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi hari.
Sementara itu, sejumlah daerah lain diprakirakan mengalami kondisi udara kabur hingga cerah berawan. Kepulauan Mentawai menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah berawan pada Jumat (7/8) dengan suhu nyaman 26–29 derajat Celsius.
Padang Pariaman dan Kota Payakumbuh diprakirakan cerah berawan pada Jumat (7/8), namun kondisi udara kabur mulai menyelimuti pada hari berikutnya. Kota Padang justru sebaliknya, kabut/asap pada Jumat (7/8) diprediksi berubah menjadi udara kabur pada Sabtu (8/8).
Wilayah pesisir seperti Pesisir Selatan dan Agam diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu 22–28 derajat Celsius. Lima Puluh Kota diprediksi berawan pada Jumat (7/8) dan berubah menjadi udara kabur keesokan harinya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kabut/asap yang dapat mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengendara yang melintasi jalur dataran tinggi. Kondisi ini juga perlu diantisipasi bagi warga dengan gangguan pernapasan.
Informasi prakiraan cuaca ini merupakan data resmi yang dirilis BMKG sebagai acuan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari. Warga disarankan memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk pembaruan terkini.