HJK Padang ke-357: Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe Apresiasi Penanganan Banjir hingga UMKM, Minta Pusat Perbesar Dukungan

Penulis: Faisal Hasbi  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 21:20:31 WIB
Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe menyampaikan apresiasi terhadap penanganan banjir dan penguatan UMKM dalam perayaan HJK Padang ke-357.

PADANG — Usia 357 tahun menjadi tonggak refleksi bagi perjalanan Kota Padang sebagai pusat ekonomi, pendidikan, dan pariwisata di Ranah Minang. Di tengah perayaan HJK Padang ke-357, Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe justru menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang mulai menunjukkan titik terang, terutama dalam mitigasi bencana dan iklim investasi.

Menurut politikus NasDem itu, berbagai persoalan klasik yang selama ini dikeluhkan warga secara bertahap mulai ditangani. Ia menyebut penanganan banjir dan galodo, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembenahan pelayanan publik sebagai beberapa sektor yang kini menampakkan hasil nyata.

Anggaran Pusat Diminta Mengalir Lebih Deras ke Padang

Di balik apresiasi tersebut, Shadiq menyampaikan permintaan tegas kepada Pemerintah Pusat dan kementerian terkait. Ia menilai posisi Kota Padang yang strategis sebagai pintu gerbang Sumatera Barat belum sebanding dengan dukungan anggaran yang diterima daerah.

"Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang memiliki posisi yang sangat strategis. Karena itu, Pemerintah Pusat perlu memberikan dukungan yang lebih besar terhadap pembangunan infrastruktur, pengendalian banjir, penguatan ekonomi, pendidikan, pariwisata, serta berbagai program strategis lainnya demi percepatan pembangunan daerah," tegas Shadiq dalam pernyataannya, Jumat (7/8/2026).

Tema Gastronomi Jadi Magnet Baru Wisatawan

Shadiq turut menyambut baik tema peringatan tahun ini, "Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City". Ia menilai agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret memperkenalkan kuliner dan tradisi Minangkabau ke panggung internasional.

Rangkaian acara seperti Festival Telong-Telong, Festival Bajamba, Padang Gastronomy Market, hingga Padang Fashion Summit diharapkan mampu memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata berkelas dunia. "Kita patut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang terus bekerja menghadirkan perubahan. Tentu masih banyak tantangan yang harus diselesaikan, namun arah pembangunan Kota Padang sudah berada pada jalur yang positif," katanya.

Warisan Bagindo Aziz Chan untuk Generasi Muda

Di luar sorotan pembangunan fisik, Shadiq mengajak masyarakat meneladani semangat perjuangan Bagindo Aziz Chan, pahlawan nasional asal Kota Padang. Ia menekankan nilai pengabdian dan integritas yang diwariskan harus menjadi fondasi bagi generasi muda Minangkabau dalam membangun daerah.

"Perjuangan Bagindo Aziz Chan yang rela berkorban demi bangsa dan negara harus menjadi teladan bagi kita semua, khususnya generasi muda Minangkabau. Semangat pengabdian, keberanian, integritas, dan kecintaan kepada tanah air harus terus diwariskan untuk membangun Kota Padang yang lebih maju, bermartabat, dan mendunia," ujarnya.

Shadiq menutup pernyataannya dengan ajakan menjaga persatuan dan melestarikan budaya yang berlandaskan filosofi "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" demi mewujudkan Padang yang nyaman dan berdaya saing.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: nasdemdprri.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top