PW Salimah Sumatera Barat Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk 256 Pengurus Daerah dari 19 Kota/Kabupaten

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 13:03:42 WIB
Sebanyak 256 pengurus PD Salimah dari 19 kota/kabupaten di Sumatera Barat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah tahap kedua secara daring.

PADANG — Sebanyak 256 pengurus Pimpinan Daerah (PD) Salimah dari 19 kota/kabupaten di Sumatera Barat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) tahap kedua yang digelar secara daring. Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi berdasarkan zona wilayah untuk memastikan materi tersampaikan optimal kepada seluruh peserta.

Sesi pertama pada Sabtu (8/8) diperuntukkan bagi Zona Selatan yang diikuti PD Salimah Kabupaten Solok, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya, Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Sawahlunto dengan total 110 peserta. Keesokan harinya, sesi kedua menjangkau Zona Utara yang meliputi PD Salimah Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Kota Pariaman dengan 146 peserta.

Materi PKPS 2: Dari AD/ART hingga Manajemen Konflik

Berbeda dengan PKPS 1 yang fokus pada pengenalan kesalimahan dan kerja tim, pelatihan tahap kedua ini dirancang untuk mendalami Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), serta seni mengelola konflik. Materi disampaikan oleh jajaran pengurus PW Salimah Sumbar, yakni Yuni Revita, Siti Haniza, Helen Widaya, Yoneta Srangenge, dan Mela Aryati.

Sesi taujih atau penguatan spiritual turut diisi oleh Arina Amir yang memberikan semangat kepada para peserta. Kehadiran sesi ini menjadi pengingat bahwa penguatan kapasitas organisasi tidak hanya soal administrasi, tetapi juga membangun mental kepemimpinan yang tangguh bagi kader perempuan.

Kader Wajib Mengenal Organisasi Secara Utuh

Ketua PW Salimah Sumbar, Juwita, menegaskan bahwa PKPS merupakan kewajiban bagi seluruh pengurus Salimah dari tingkat pusat, wilayah, daerah, hingga cabang. Menurutnya, pelatihan ini menjadi sarana untuk mengenali Salimah secara utuh sebagai organisasi perempuan yang memiliki visi, misi, dan arah yang jelas.

"Dengan ini kita mengenali Salimah secara utuh, karena Salimah adalah Organisasi Perempuan yang memiliki visi misi dan arah yang jelas sebagai pedoman agar terbangun soliditas pengurus dan satu suara membawa Salimah di tengah masyarakat dalam tata kelola organisasi," kata Juwita dalam sambutannya.

Target: Pengurus Aktif Berkontribusi di Masyarakat

PW Salimah Sumbar berharap bekal kepemimpinan yang diberikan melalui PKPS 2 ini mampu membuat seluruh pengurus di semua tingkatan berkontribusi aktif di tengah masyarakat. Pelatihan ini menjadi bagian dari kaderisasi berjenjang yang memastikan setiap pengurus memahami arah gerak organisasi sebelum terjun langsung melayani komunitas.

Dengan dua zona pelatihan yang menjangkau seluruh wilayah Sumatera Barat, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan pemahaman antar daerah. Soliditas yang terbangun dari pelatihan ini menjadi modal utama Salimah dalam menjalankan program-program pemberdayaan perempuan di ranah Minang.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top