Pemkot Pariaman Genjot Realisasi Rp 19,5 Miliar TKD untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Bencana

Penulis: Faisal Hasbi  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:27:01 WIB
Pj Wali Kota Pariaman meninjau langsung perbaikan jalan yang didanai TKD Rp 19,5 miliar pascabencana.

PARIAMAN — Percepatan ini menjadi kunci pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir tahun lalu. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman, Rudy Repenaldi, menyebut perbaikan jalan dan jalur evakuasi menjadi prioritas utama yang tengah dikerjakan.

"Perbaikan infrastruktur dan mitigasi bencana terus berlanjut, di antaranya ada perbaikan jalan dan jalur evakuasi," ujarnya di Pariaman, Selasa.

Lonjakan Serapan Anggaran Hanya dalam Beberapa Pekan

Data BPKPD menunjukkan akselerasi yang cukup tajam. Pada akhir Juli, dana yang terserap baru sekitar Rp 6,2 miliar. Namun, dalam kurun waktu kurang dari sebulan, realisasi bertambah lebih dari Rp 13 miliar.

Rudy menegaskan target akhir tahun tetap menjadi acuan. Seluruh program yang telah ditetapkan dalam dokumen anggaran dipastikan berjalan sesuai jadwal.

Mitigasi Bencana Jadi Fokus Selain Perbaikan Fisik

Pemanfaatan dana ini tidak sekadar memulihkan kondisi seperti sedia kala. Pemkot Pariaman mengarahkan sebagian anggaran untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

"Mitigasi merupakan bagian dari kebencanaan. Bagaimana kita menyediakan infrastruktur yang bisa mengurangi dampak bencana, memberikan mitigasi kepada masyarakat, pembenahan jalur-jalur evakuasi dan lainnya," kata Rudy.

Rincian Alokasi: Infrastruktur Dominan Capai Rp 53 Miliar

Dari total pagu Rp 92,4 miliar, sektor infrastruktur menerima porsi terbesar dengan alokasi mencapai Rp 53,1 miliar. Sektor kesehatan dialokasikan dana sebesar Rp 4,2 miliar, sedangkan bidang pertanian mendapatkan Rp 2 miliar.

Sisa anggaran sebesar Rp 32,2 miliar dialokasikan untuk berbagai kebutuhan operasional dan program lainnya di lingkungan Pemkot Pariaman.

Konteks Nasional: Sumbar Terima Rp 2,7 Triliun dari Pusat

Pengembalian dana TKD ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk tiga provinsi di Pulau Sumatera yang terdampak bencana. Total dana yang dikembalikan mencapai Rp 10,6 triliun, mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk Provinsi Sumatera Barat beserta 19 kabupaten/kota, nilai pengembalian TKD mencapai Rp 2,7 triliun. Kota Pariaman menjadi salah satu penerima yang langsung mengalokasikan anggaran tersebut untuk program pemulihan dan mitigasi.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top