KONI Sumbar Sebut Satu Data Olahraga Kunci Dongkrak Prestasi, Sirimau Jadi Role Model Nasional

Penulis: Teuku Fahreza  •  Senin, 07 September 2026 | 20:46:31 WIB
KONI Sumatera Barat menggelar bimbingan teknis Aplikasi Satu Data dan Sirimau untuk mendukung persiapan Porprov XVI Sumbar 2026.

PADANG — KONI Sumatera Barat tidak hanya menyiapkan fisik atlet, tetapi juga membenahi sistem data untuk menopang prestasi olahraga. Lewat Bimtek Aplikasi Satu Data dan Sirimau Porprov XVI Sumbar 2026, seluruh pengurus provinsi cabang olahraga (cabor) dan admin Sirimau diajak memastikan setiap kegiatan terdokumentasi dengan baik.

Ketua Pelaksana, Jasman Herry, menyebut kemajuan olahraga tidak bisa lagi bertumpu pada bakat semata. Menurutnya, digitalisasi menjadi pembeda antara daerah yang maju dan yang berjalan di tempat.

"Olahraga itu tidak hanya lahir dari kemampuan olahraga, tapi juga tentang digitalisasi dan data. Yang jadi pertanyaan, apakah kegiatan olahraga ini terdokumentasikan dan terpublis dengan baik," kata Jasman dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Sirimau Jadi Rujukan KONI Pusat

Digitalisasi yang digagas KONI Sumbar ternyata menuai pengakuan di tingkat nasional. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, mengungkapkan bahwa daerahnya menjadi yang pertama diajak kerja sama oleh KONI Pusat melalui nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan sistem digital.

"Sumbar di bidang digitalisasi ini jadi role model nasional. Kita yang pertama kali diajak MoU oleh KONI Pusat," ujarnya.

Hamdanus menambahkan, aplikasi Sirimau memungkinkan seluruh informasi tentang atlet, mulai dari data diri hingga riwayat pertandingan, tersaji lengkap dan bisa diakses cepat. "Di sini bisa diketahui apa pun tentang atlet melalui Sirimau," tegasnya.

Kesiapan Porprov Capai 80 Persen

Di tengah penguatan sistem data, persiapan pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang juga terus dipacu. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Tasliatul Fuaddi, menyebut kesiapan ajang tersebut sudah mencapai angka 80 persen.

"Kesiapannya sudah 80 persen. Saya akan melanjutkan dan menyukseskan iven ini. Sudah delapan tahun tak terlaksana," kata Tasliatul.

Ia memastikan Pemprov Sumbar mendukung penuh pelaksanaan Porprov tahun ini dan berharap tidak ada lagi penundaan. "Kami sangat mendukung Porprov Sumbar tahun ini di bulan Oktober. Jangan ada penundaan lagi," tegasnya.

Anggaran dan Integritas Jadi Catatan

Tasliatul mengingatkan para pemangku kebijakan di kabupaten/kota untuk segera mengunci dukungan anggaran. Ia menilai waktu yang tersisa hingga September ini tidak banyak, sehingga keputusan harus segera diambil.

"Untuk masalah anggaran, sekarang sudah September. Artinya, sudah mau ketuk palu. Untuk pemangku kebijakan di daerah, jangan tunda lagi, jangan patahkan semangat atlet yang sudah bersiap di Porprov tahun ini," ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga integritas pertandingan. "Jangan sampai ada nanti pengaturan atau match fixing," katanya menegaskan.

Di sisi lain, Tasliatul meminta seluruh pihak memitigasi potensi gangguan teknis pada aplikasi Sirimau saat Porprov berlangsung. "Kita butuh data yang cepat dan update. Perlu juga dimitigasi gangguan terhadap aplikasi nantinya," tuturnya.

Sementara itu, Hamdanus menanggapi dinamika yang berkembang di masyarakat soal pelaksanaan Porprov dengan meminta semua pihak bersikap bijak. "Untuk dinamika yang beredar sekarang, itu biasa. Kita harus bijak menyikapinya," ujarnya.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top