Pemkab Agam Bagikan Ribuan Masker ke Warga Lewat 23 Puskesmas Antisipasi ISPA Akibat Kabut Asap

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Rabu, 09 September 2026 | 03:12:02 WIB
Dinas Kesehatan Agam membagikan ribuan masker kepada warga melalui 23 Puskesmas untuk mengantisipasi ISPA akibat kabut asap.

Dinas Kesehatan Agam, Sumatera Barat, mengerahkan 23 Puskesmas untuk membagikan masker secara gratis kepada warga di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat. Pembagian ini menyusul kabut asap yang melanda daerah tersebut dan berpotensi memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

LUBUK BASUNG — Ribuan masker telah dibagikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Agam kepada warga melalui 23 Puskesmas yang tersebar di kabupaten tersebut. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang membuat kualitas udara di daerah itu masuk kategori tidak sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian mengatakan pembagian masker telah dimulai sejak Senin (7/9/2026). Stok yang digunakan merupakan persediaan milik masing-masing Puskesmas.

Stok Masker di Puskesmas Dipastikan Aman

Hendri memastikan persediaan masker di tingkat kecamatan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga. Apabila pasokan di Puskesmas menipis, tambahnya, mereka bisa langsung mengambil tambahan ke Dinkes setempat.

"Persediaan masker mencukupi dan apabila masih kurang di Puskesmas bisa diambil ke kita," katanya di Lubuk Basung, Selasa.

Mobil Puskesmas Keliling Dikerahkan untuk Sosialisasi

Dinkes Agam turut mengerahkan mobil Puskesmas Keliling (Puskel) dari tiap kecamatan. Mobil ini difungsikan untuk menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada warga di tengah kondisi kabut asap.

Masyarakat rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa beraktivitas, warga diimbau mengenakan masker standar medis.

"Masker dapat melindungi partikel halus yang ada di kabut asap masuk ke pernapasan," ujar Hendri.

Dinkes Masih Mendata Kasus ISPA di Agam

Hendri menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendataan jumlah kunjungan warga ke Puskesmas yang terdampak kasus ISPA. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi penanganan kesehatan lanjutan di Agam.

"Kita masih melakukan pendataan berapa kunjungan warga ke Puskesmas terdampak kasus ISPA," katanya.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top