LPP RRI Padang menyalakan Obor Triprasetya dalam rangkaian peringatan Hari Radio ke-81 sebagai penegasan komitmen layanan informasi publik di Sumatera Barat. Kepala LPP RRI Padang Yulian S. Saaba menyebut obor itu sebagai pengingat perjalanan panjang RRI melayani masyarakat.
PADANG — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Padang menggelar Penyulutan Obor Triprasetya sebagai bagian dari peringatan Hari Radio ke-81. Kegiatan itu berlangsung di Padang, Jumat, dan menjadi penanda komitmen lembaga penyiaran publik dalam menghadirkan layanan informasi bagi warga Sumatera Barat.
Kepala LPP RRI Kota Padang Yulian S. Saaba mengatakan obor tersebut bukan sekadar simbol seremonial. Menurutnya, api Triprasetya mengingatkan insan radio pada tanggung jawab yang diwariskan pendahulu.
"Penyulutan obor ini mengingatkan kita pada perjalanan panjang RRI dalam melayani masyarakat. Ini merupakan simbol komitmen yang terus dijaga oleh insan RRI. Hal tersebut kami wujudkan dengan terus memberikan siaran dan program terbaik yang informatif serta bermanfaat bagi masyarakat," kata Yulian di Padang, Jumat.
Wilayah Layanan RRI Padang Mencakup 11 Kabupaten dan Kota
Dalam menjalankan mandatnya, RRI Padang melayani 11 kabupaten dan kota di Sumbar. Delapan daerah lain masuk wilayah layanan utama RRI Bukittinggi.
Yulian menegaskan pihaknya tidak membatasi fokus pada wilayah layanan utama saja. Sebagai lembaga penyiaran tingkat provinsi, RRI Padang mengaku bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di seluruh Sumbar.
"Sebagai lembaga penyiaran yang berada di tingkat provinsi, RRI Padang tidak hanya berfokus pada wilayah layanan utama, tetapi juga berupaya memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di berbagai daerah di Sumbar," ujarnya.
Kolaborasi dengan Radio Swasta, Bukan Kompetisi
RRI Padang menggandeng lembaga penyiaran swasta (LPS) di Sumbar untuk memperkuat pelayanan informasi. Yulian memandang radio swasta bukan pesaing, karena setiap lembaga punya frekuensi, program, dan karakteristik berbeda.
Dukungan berbagai pihak, menurut dia, menjadi modal penting untuk mengembangkan program dan menjaga mutu siaran. Kerja sama yang terbangun diharapkan membuat layanan RRI Padang semakin bermanfaat bagi warga Sumbar.
"Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting bagi kami untuk terus mengembangkan program dan menjaga kualitas siaran RRI Padang. Dengan kerja sama yang terjalin dapat menghadirkan layanan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat Sumbar," ujarnya.
Empat Programa Siaran untuk Berbagai Segmen Pendengar
RRI Padang mengoperasikan empat programa yang menyasar kelompok pendengar berbeda. Programa satu menyajikan informasi, budaya lokal, hiburan, dan acara nostalgia.
Programa dua menyiarkan musik, gaya hidup, dan konten hiburan untuk remaja serta anak muda. Programa tiga berfokus sebagai jaringan berita nasional, gelar wicara, dan laporan cepat kejadian aktual. Programa empat menyiarkan kebudayaan, kesenian tradisional, dan bahasa daerah.
"Kami berupaya memenuhi kebutuhan pendengar melalui berbagai programa yang memiliki karakter masing-masing. Mulai dari informasi umum, hiburan, program untuk anak muda, berita terkini, hingga siaran yang mengangkat budaya dan kesenian daerah," kata Yulian.
Harapan: Literasi Generasi Muda Jadi Prioritas
Yulian mengakui masih ada sejumlah aspek layanan yang perlu dibenahi. Meski begitu, ia optimistis kolaborasi dengan berbagai pihak bisa memperluas dampak siaran RRI Padang.
Ia berharap penguatan kerja sama itu membantu RRI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menumbuhkan literasi, terutama bagi generasi muda. Semangat perjuangan para angkasawan dan angkasawati dinilai tetap relevan bagi insan radio masa kini.