McLaren Siapkan SUV Pertama, Investasi Rp10,4 Triliun untuk Pabrik Baru

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 27 September 2026 | 10:05:02 WIB
McLaren mengonfirmasi pengembangan SUV pertamanya dengan investasi pabrik baru senilai Rp10,4 triliun di Inggris.

SUMATERA BARAT — McLaren resmi mengonfirmasi pengembangan SUV pertamanya, menandai pergeseran besar dari produsen supercar murni menjadi pemain di segmen sport utility vehicle. Investasi 675 juta dolar AS atau sekitar Rp10,4 triliun disiapkan untuk membangun fasilitas manufaktur baru di Inggris, terpisah dari markas Woking. Langkah ini menempatkan McLaren bersaing langsung dengan Lamborghini Urus, Aston Martin DBX, dan Ferrari Purosangue.

Keputusan McLaren masuk ke segmen SUV bukan proyek sampingan. Perusahaan asal Woking, Inggris, itu memproyeksikan penciptaan sedikitnya 1.000 lapangan kerja baru hingga 2032 sebagai bagian dari ekspansi bisnis jangka panjang.

Fasilitas produksi baru akan dibangun terpisah dari markas utama McLaren. Pabrik tersebut dirancang untuk menangani kendaraan berbasis platform generasi mendatang, bukan sekadar lini SUV saja.

Michael Leiters dan Rekam Jejak di Segmen SUV Performa

CEO McLaren Michael Leiters disebut sebagai tokoh kunci di balik strategi ini. Ia punya pengalaman langsung mengembangkan kendaraan performa tinggi berpostur tinggi, termasuk Porsche Cayenne dan Ferrari Purosangue.

Rekam jejak Leiters itu menjadi sinyal bahwa McLaren tidak sekadar ikut-ikutan tren. Perusahaan ingin membangun SUV yang tetap mempertahankan karakter performa khas mereknya.

Rumor Front-Mid Engine dan Penggerak AWD

Spesifikasi teknis SUV McLaren belum diumumkan resmi. Namun sejumlah rumor menyebut kemungkinan konfigurasi front-mid engine, yakni mesin ditempatkan di depan dengan posisi lebih ke belakang.

Konfigurasi itu diperkirakan dipadukan dengan sistem penggerak all-wheel drive (AWD). Kombinasi mesin bertenaga dan AWD dianggap modal penting untuk bersaing di kelas SUV performa tinggi.

Belum ada detail soal mesin, sistem elektrifikasi, tenaga, performa, maupun dimensi kendaraan. McLaren juga belum merilis tanggal peluncuran pasti.

SUV McLaren Diperkirakan Meluncur Sebelum Akhir Dekade

Kendaraan ini diperkirakan hadir sebelum akhir dekade ini. Bahkan, SUV tersebut disebut telah diperlihatkan secara terbatas kepada jaringan diler, lengkap dengan pelek berukuran 24 inci.

Jika terealisasi sesuai rencana, SUV McLaren akan menjadi salah satu produk paling signifikan dalam sejarah merek asal Inggris tersebut.

Desain Mulai Terbayang Lewat Rendering Digital

Sambil menunggu prototipe resmi menjalani pengujian di jalan raya, gambaran SUV McLaren mulai muncul lewat rekayasa digital. Salah satunya dibuat desainer Nikita Chuyko untuk media Kolesa.

Ilustrasi tersebut mencoba menerjemahkan bahasa desain khas McLaren ke dalam format SUV. Hasilnya, SUV McLaren terlihat memiliki fender kekar, side skirt tajam, garis atap landai bergaya coupe, serta diffuser belakang berukuran besar.

Proporsi itu tetap mempertahankan karakter agresif yang menjadi identitas produk McLaren, tetapi dikombinasikan dengan bodi lebih tinggi dan praktis.

Tantangan Terbesar McLaren

Masuk ke segmen SUV memungkinkan McLaren memperluas jangkauan produknya ke kendaraan yang menawarkan perpaduan performa tinggi, kepraktisan, dan penggunaan harian.

Tantangan terbesarnya adalah menerjemahkan filosofi supercar khas McLaren ke dalam kendaraan dengan karakter yang jauh berbeda. Segmen super SUV sudah diisi pemain mapan seperti Lamborghini Urus, Aston Martin DBX, dan Ferrari Purosangue.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top