PADANG — Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menyatakan penambalan jalan merupakan bagian dari pemeliharaan rutin agar infrastruktur tetap berfungsi baik. Pihaknya memetakan sejumlah ruas lain yang kondisinya dinilai mendesak untuk segera ditangani, tidak berhenti di dua lokasi tersebut.
Menurut Malvi, permukaan jalan yang mulus menjadi elemen krusial dalam meminimalkan kecelakaan lalu lintas. Perbaikan juga diarahkan untuk melancarkan roda perekonomian warga yang bergantung pada jalur distribusi.
Jalan Tanjung Aur di Kecamatan Lubuk Begalung dan area rawan di Simpang Maut, Kelurahan Tabing, Kecamatan Koto Tangah, menjadi sasaran utama pengerjaan. Kedua ruas dikenal padat dilintasi kendaraan sehari-hari.
Tim teknis menutup lubang-lubang yang selama ini memperlambat laju kendaraan. Penambalan dilakukan agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilalui.
Malvi menegaskan langkah tersebut sebagai respons proaktif pemerintah terhadap tingginya kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak. "Penanganan dilakukan melalui penambalan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan. Langkah ini merupakan bagian dari pemeliharaan agar kondisi infrastruktur jalan tetap berfungsi dengan baik serta aman dan nyaman dilalui masyarakat," ujar Malvi saat memantau pengerjaan di lokasi.
Pemantauan langsung dilakukan agar hasil penambalan sesuai standar dan tidak cepat rusak kembali. Dinas PUPR menyebut penanganan dilakukan secara bertahap mengikuti skala kerusakan di lapangan.
Perbaikan jalan menyasar dua kepentingan sekaligus: keselamatan pengendara dan kelancaran distribusi barang. Jalur yang mulus memangkas waktu tempuh sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat lubang.
Warga yang melintasi kedua kawasan tersebut kini bisa melalui jalan dengan permukaan yang lebih rata. Dinas PUPR memastikan agenda pemeliharaan berlanjut ke ruas-ruas lain yang sudah dipetakan.
Malvi menyatakan penanganan jalan akan berjalan bertahap dan berkelanjutan. "Kami terus berupaya melakukan penanganan jalan secara bertahap dan berkelanjutan. Harapannya, kondisi jalan yang semakin baik dapat menunjang aktivitas sehari-hari serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan," tutupnya.
Dinas PUPR Kota Padang belum merinci jumlah anggaran maupun total panjang jalan yang ditambal pada pengerjaan kali ini. Warga yang menemukan kerusakan jalan di lingkungannya dapat melaporkannya ke instansi terkait untuk masuk daftar pemeliharaan berikutnya.