PADANG PARIAMAN — Aprinaldi menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui kebersamaan dan kerja nyata, bukan sekadar menjadi peringatan sejarah. Ia mengajak pemuda dan seluruh masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam mendorong kemajuan Kabupaten Padang Pariaman menuju daerah yang maju, sejahtera, dan bermartabat.
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Padang Pariaman mengangkat tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia." Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, kerja keras, dan kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa.
Upacara di halaman IKK Kabupaten Padang Pariaman diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, pimpinan instansi, serta ASN di lingkungan Pemkab Padang Pariaman. Kehadiran lintas instansi itu menandai sinergi pemerintah daerah dalam memaknai momentum kepemudaan.
Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Peningkatan kualitas pelayanan publik disebut sebagai salah satu fokus yang ingin didorong lewat semangat kepemudaan.
Bagi Pemkab Padang Pariaman, keterlibatan pemuda dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan daerah. Semangat Sumpah Pemuda diarahkan pada aksi nyata di tingkat nagari dan kecamatan, bukan hanya seremoni tahunan.
Aprinaldi menekankan bahwa kebersamaan menjadi modal utama memajukan Padang Pariaman. Menurutnya, perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya memperkuat langkah bersama, bukan memecah belah.
Ia mengajak pemuda dan seluruh masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam mendorong kemajuan Kabupaten Padang Pariaman menuju daerah yang maju, sejahtera, dan bermartabat. Ajakan itu disampaikan di hadapan peserta upacara yang terdiri dari ASN dan unsur instansi daerah.