Pencarian

Guru Dharmasraya Raih Penghargaan GTK Sumbar Lewat Inovasi Learning by Fixing

Senin, 04 Mei 2026 • 13:28:01 WIB
Guru Dharmasraya Raih Penghargaan GTK Sumbar Lewat Inovasi Learning by Fixing
Geby Fitrya Adrian menerima penghargaan Guru SMK Dedikatif Terbaik II tingkat Sumatera Barat.

PADANG — Guru Bahasa Inggris SMKN 1 Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya, Geby Fitrya Adrian, sukses menyabet penghargaan Terbaik II kategori Guru SMK Dedikatif dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat Provinsi Sumatera Barat 2025. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyerahkan langsung trofi tersebut pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Aula Kantor Gubernur, Sabtu (2/5/2026).

Inovasi bertajuk “Learning by Fixing” menjadi kunci keberhasilan Geby menembus persaingan ketat di tingkat provinsi. Metode ini mengintegrasikan materi Bahasa Inggris langsung ke dalam workshop teknik sepeda motor untuk menjawab tantangan rendahnya motivasi belajar siswa di sekolah kejuruan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi beserta jajaran pejabat pendidikan dan tim juri. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi guru dalam menciptakan solusi pembelajaran di tengah keterbatasan fasilitas sekolah.

Konsep Learning by Fixing di Bengkel Otomotif

Geby merancang pembelajaran yang memindahkan ruang kelas ke area praktik bengkel. Siswa tidak lagi sekadar menghafal tata bahasa secara teoritis, melainkan menggunakan istilah teknis dalam situasi kerja nyata yang mereka hadapi sehari-hari.

"Melalui Learning by Fixing, saya mencoba membawa pembelajaran Bahasa Inggris keluar dari pola kelas yang kaku. Bahasa Inggris saya hubungkan langsung dengan dunia kerja siswa, khususnya di bidang teknik sepeda motor," ujar Geby, Senin (4/5/2026).

Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala karakter siswa SMK yang cenderung lebih menyukai aktivitas fisik daripada teori di dalam kelas. Pendekatan tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih dinamis dan aplikatif bagi para siswa.

Peningkatan Signifikan Kosa Kata Teknis Siswa

Dalam implementasinya, siswa dilatih melakukan simulasi percakapan antara mekanik dan pelanggan menggunakan Bahasa Inggris sederhana. Mereka wajib menyebutkan nama komponen kendaraan, mengidentifikasi kerusakan, hingga mempresentasikan hasil perbaikan bengkel.

Hasilnya terlihat nyata dalam waktu singkat. Dalam kurun dua bulan, penguasaan istilah teknis siswa melonjak signifikan dari hanya sepuluh kata menjadi lebih dari empat puluh istilah yang mampu diaplikasikan dalam kalimat kerja.

"Perubahan paling terlihat adalah cara berpikir siswa. Mereka mulai memahami bahwa Bahasa Inggris adalah keterampilan yang relevan dengan pekerjaan mereka," kata Geby.

Solusi di Tengah Keterbatasan Akses Teknologi

Inovasi ini juga menjadi jawaban atas kendala lapangan seperti minimnya sinyal internet dan kebijakan pembatasan penggunaan ponsel di sekolah. Geby memanfaatkan video offline, diskusi kelompok, dan simulasi fisik untuk menjaga ritme pembelajaran tetap interaktif tanpa bergantung pada koneksi digital.

Prestasi ini memperpanjang catatan gemilang Geby yang sebelumnya pernah menjuarai Lomba Live Report ASN Sumbar 2024. Latar belakangnya sebagai mantan presenter Padang TV dan penyiar radio kampus Universitas Negeri Padang turut memperkuat kemampuan komunikasinya dalam mengajar.

Juri menilai pendekatan kontekstual ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kemampuan komunikasi teknis dalam bahasa asing menjadi nilai tambah bagi lulusan SMK saat memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

Dampak Terhadap Kualitas Pendidikan Vokasi

Keberhasilan Geby diharapkan menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik di Sumatera Barat untuk menciptakan metode pembelajaran yang adaptif. Inovasi yang lahir dari persoalan nyata di lapangan terbukti lebih efektif meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong para guru untuk menghasilkan karya praktik baik guna meningkatkan daya saing lulusan. Langkah ini sejalan dengan upaya penguatan kompetensi siswa dalam menghadapi tuntutan industri global.

Acara pemberian penghargaan tersebut ditutup dengan apresiasi bagi para pendidik yang mampu melampaui batasan ruang kelas demi kemajuan pendidikan di ranah Minang.

Bagikan
Sumber: langgam.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks