PADANG — Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli meresmikan fasilitas air bersih dan meluncurkan program pelatihan IT bagi pemuda di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (14/5). Kunjungan kerja ini didampingi langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.
Bantuan Air Bersih Pascabencana Hidrometeorologi
Fasilitas sumur bor dan tempat wudhu baru di Masjid Raya Kenagarian Balai Gadang disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Human Initiative. Bantuan ini menyasar kebutuhan air bersih warga yang masih dalam masa pemulihan pascabencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu.
Yassierli mengatakan, proyek ini merupakan bentuk tanggung jawab moralnya sebagai putra daerah. “Ini sebagai tanggung jawab saya sebagai putra daerah sini. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Kenapa Pelatihan IT Disiapkan untuk 3.100 Pemuda?
Selain infrastruktur air bersih, Menteri Yassierli menyiapkan program pelatihan teknologi informasi bagi 3.100 anak muda di Kecamatan Koto Tangah. Ia menyebut program ini sebagai "bonus" agar dampak kunjungannya lebih luas.
“Kemarin kita berpikir kalau cuma sumur bor kurang seru. Maka kita tambahkan dengan bonus pelatihan IT untuk 3.100 anak muda Kecamatan Koto Tangah,” katanya.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja muda di daerah. Kementerian Ketenagakerjaan menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah prioritas program peningkatan kompetensi dan pengembangan kewirausahaan.
Gubernur Sumbar: Fasilitas Air Bersih Jawaban Kebutuhan Dasar Warga
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas kontribusi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas air bersih tersebut. Menurutnya, kehadiran sumur bor dan tempat wudhu baru sangat membantu masyarakat di tengah masa pemulihan.
“Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus bentuk nyata solidaritas kemanusiaan di tengah masa pemulihan,” ujar Mahyeldi.
Kunjungan ini menjadi rangkaian program Kementerian Ketenagakerjaan yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemulihan infrastruktur dasar hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia muda di daerah.