SUMATERA BARAT — Persaingan gelar juara BRI Super League musim ini memasuki babak krusial. Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 75 poin setelah melewati 32 pekan, namun Maung Bandung berhak bertahan di puncak berkat keunggulan rekor pertemuan langsung.
Dua pertandingan tersisa menjadi penentu. Skuad Pesut Etam sadar tidak punya pilihan selain menyapu bersih enam poin maksimal untuk menggeser Persib dari takhta.
Persiapan Tanpa Pulang Demi Efisiensi
Pelatih Fabio Lefundes menerapkan strategi berbeda jelang laga hidup-mati ini. Usai menantang Bali United, tim tidak kembali ke Samarinda. Manajemen memilih memotong perjalanan dengan langsung menuju Yogyakarta untuk mematangkan persiapan sebelum bertolak ke Jepara.
"Kembali ke Samarinda terlebih dahulu justru tidak akan efisien bagi waktu istirahat pemain," ujar juru taktik asal Brasil tersebut.
Lefundes mewaspadai perlawanan tuan rumah. Persijap dipastikan aman dari degradasi dan akan tampil lepas di hadapan pendukung sendiri pada laga kandang pamungkas mereka musim ini.
"Ini laga yang menantang. Persijap punya motivasi berlipat," imbuhnya.
Stabilitas 32 Pekan Jadi Modal
Pelatih berusia 48 tahun itu enggan terganggu oleh hasil pertandingan Persib. Ia memilih fokus penuh pada apa yang bisa dikendalikan timnya sendiri.
"Kami konsisten berada di papan atas selama 32 pekan, dan itu membuktikan level stabilitas tim ini. Sekarang tersisa dua pertandingan lagi, target kami adalah menyapu bersih enam poin. Setelah itu, baru kita lihat bagaimana hasil yang diraih Persib," tegas Lefundes.
Juan Villa: Target Asia Sudah Digenggam, Tapi Belum Puas
Konsistensi Borneo FC musim ini sudah menggaransi tiket kompetisi antarklub Asia untuk musim depan. Namun, legiun asing asal Kolombia, Juan Villa, menegaskan motivasi tim tidak akan kendur.
"Kami belum puas sampai di sini. Selamat juga untuk Persijap yang dipastikan aman dari degradasi musim depan. Kami tahu mereka akan menyajikan perlawanan sengit, namun kami datang ke sini dengan satu tujuan tunggal: memperjuangkan poin penuh," pungkas Villa.
Pertandingan di Jepara menjadi uji nyali pertama. Jika gagal menang, kans Borneo FC merebut trofi dari tangan Persib akan sirna sebelum laga terakhir pekan depan.