Pencarian

Pemkab Pesisir Selatan Optimalkan Lahan Tidur, 840 Personel Brigade Pangan Dikerahkan Garap 11 Kecamatan

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:22:32 WIB
Pemkab Pesisir Selatan Optimalkan Lahan Tidur, 840 Personel Brigade Pangan Dikerahkan Garap 11 Kecamatan
Brigade Pangan dikerahkan di 11 kecamatan untuk mengoptimalkan lahan tidur di Pesisir Selatan.

PESISIR SELATAN — Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menginstruksikan Brigade Pangan segera bergerak jika masih ditemukan lahan yang belum dimanfaatkan. Dukungan alat mesin pertanian (alsintan) akan diberikan secara bergilir di setiap kecamatan.

Ceruk Pangan dari Program Makan Bergizi Gratis

Risnaldi menyoroti peluang ekonomi yang bisa diraup petani dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebutuhan mencapai 171 ribu porsi setiap hari di Pesisir Selatan dinilai menjadi pasar potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika masih terdapat lahan yang belum dimanfaatkan, Brigade Pangan dapat segera digerakkan dengan dukungan peralatan yang telah diberikan pemerintah,” tegas Risnaldi dalam arahannya.

Empat Hambatan Produksi yang Dikeluhkan Petani

Dalam dialog bersama petani, sejumlah kendala teknis terungkap. Pertama, terhambatnya irigasi akibat pembangunan DI Tarusan yang belum rampung. Kedua, kelangkaan pupuk yang mengganggu jadwal tanam.

Ketiga, pembatasan kuota BBM bersubsidi untuk alsintan. Keempat, larangan penggunaan benih padi PB 42 serta gangguan ternak yang merusak tanaman.

Langkah Cepat Pemkab: Proyek Irigasi Dikebut, Larangan Benih Dicabut

Pemerintah daerah berkomitmen mengambil langkah cepat. Koordinasi dengan pelaksana proyek DI Tarusan akan dipercepat agar pembangunan irigasi selesai tahun ini.

Pemkab juga akan mengusulkan pencabutan larangan penggunaan benih padi PB 42 di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Bayang. Risnaldi menilai benih tersebut terbukti unggul di wilayah setempat.

Koperasi Desa Jadi Solusi Distribusi Pupuk dan Pemasaran

Terkait distribusi pupuk dan pemasaran hasil panen untuk kebutuhan MBG, pemerintah daerah akan mengoptimalkan peran Koperasi Desa Merah Putih. Sementara itu, gangguan ternak akan ditangani melalui penertiban oleh pemerintah nagari sesuai Peraturan Daerah tentang ketenteraman dan ketertiban umum.

Risnaldi berharap momentum tanam serentak ini mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi komitmen nyata pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup petani di Kabupaten Pesisir Selatan.

Bagikan
Sumber: kabarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks