SUMATERA BARAT — PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama dalam pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di Sungai Mahakam. Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Arahan Strategis Keselamatan Pemanduan, Triase dan Transformasi yang digelar di Samarinda pada Rabu (3/6/2026).
Tekan Insiden 75 Persen di Area Kritis
Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Prasetyadi, menyebut keselamatan dan keunggulan layanan adalah dua hal yang tak terpisahkan. Keduanya harus ditopang oleh kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap prosedur.
"Service excellence dan keselamatan kerja bukanlah dua hal yang dapat dipisahkan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menjaga keselamatan operasional pemanduan," ujarnya dalam kegiatan yang dihadiri jajaran manajemen PJM dan para perwira pandu.
Upaya penguatan standar keselamatan ini membuahkan hasil nyata. Di wilayah kerja Samarinda, yang memiliki tantangan operasional tinggi karena alur sungai yang padat, angka insiden property damage berhasil ditekan hingga 75 persen. Pencapaian ini dinilai sebagai hasil dari disiplin operasional, pengawasan konsisten, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan di lapangan.
Teknologi Real-Time dan Kolaborasi Jadi Kunci
Untuk menjaga momentum, PJM terus melakukan identifikasi risiko, safety briefing rutin, serta evaluasi insiden dan near miss. Perusahaan juga mendorong pemanfaatan teknologi berupa sensor dan sistem telemetri untuk pemantauan operasional secara real-time. Teknologi ini diharapkan mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.
Direktur Operasi dan Teknik PJM, Edward D. P. Napitupulu, menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab seluruh insan operasional. "Dengan kolaborasi yang kuat, disiplin terhadap prosedur, dan komitmen seluruh insan operasional, kami optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui perairan Samarinda," katanya.
PJM berharap penerapan budaya keselamatan yang konsisten ini dapat mendukung target Pelindo dalam menghadirkan layanan maritim yang aman, andal, dan berkelas dunia. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pemanduan dan penundaan kapal di Indonesia.