PADANG — Dengan tarif hanya Rp5.000 per orang, KA Pariaman Ekspres menjadi moda transportasi favorit bagi warga dan wisatawan yang ingin menyaksikan Festival Tabuik di Pariaman. KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 10 perjalanan setiap hari dengan kapasitas total 4.240 tempat duduk untuk relasi Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras.
Menjelang puncak festival pada akhir pekan 27–28 Juni 2026, kapasitas tempat duduk ditingkatkan menjadi 8.480 kursi untuk dua hari tersebut. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa data per 23 Juni 2026 pukul 12.00 WIB menunjukkan 3.825 tiket telah terjual.
"Angka tersebut masih terus bergerak seiring berlangsungnya proses pemesanan," ujar Reza.
Perjalanan 1,5 Jam dengan Pemandangan Laut dan Sawah
KA Pariaman Ekspres tidak hanya ekonomis, tetapi juga menyuguhkan panorama alam khas pesisir barat Sumatera Barat. Sepanjang perjalanan sekitar 1,5 jam, penumpang dapat menikmati hamparan laut yang membentang di sisi jalur kereta, persawahan hijau, serta kehidupan perkampungan Minangkabau.
"Naik KA Pariaman Ekspres seperti mendapatkan paket wisata singkat yang murah meriah," kata Alya, wisatawan asal Pekanbaru. Ia mengaku bisa menikmati pemandangan laut, mencicipi kuliner khas Minang, dan pulang di hari yang sama dengan nyaman.
Dari Stasiun Pariaman, 200 Meter ke Pantai Gandoriah
Setibanya di Stasiun Pariaman, pengunjung hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk mencapai Pantai Gandoriah, salah satu destinasi unggulan Sumatera Barat. Selain berwisata pantai, momen utama yang ditunggu adalah Festival Tabuik yang digelar setiap 1–10 Muharram.
Tabuik berasal dari kata Arab tabut yang berarti peti. Tradisi ini diwujudkan dalam replika menara berhias megah yang diarak dengan iringan tabuhan tasa, pertunjukan silek (silat tradisional), tarian, hingga prosesi puncak pembuangan Tabuik ke laut. Festival tahunan ini mampu menarik ribuan wisatawan dari berbagai daerah.
Tiket Masih Tersedia, Pesan via Access by KAI
KAI mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI untuk memperoleh kepastian perjalanan. Penjualan tiket KA Lokal dilayani secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.
Reza menegaskan bahwa KAI berkomitmen meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, khususnya pada periode permintaan tinggi seperti Festival Tabuik. Kehadiran KA Pariaman Ekspres dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal di pesisir barat Sumatera Barat.