Wali Kota Pariaman Hadiri Presentasi IGRA di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Wamenkes Targetkan 441 RSUD Direvitalisasi

Penulis: Faisal Hasbi  •  Sabtu, 19 September 2026 | 07:31:01 WIB

PADANG — Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri presentasi Progress Interferon Gamma Release Assay (IGRA) bersama Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), FISR dan Wakil Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade. Acara berlangsung di Auditorium lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Kota Padang, Jumat (18/9/2026).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah turut hadir, bersama Plt Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Reski Wahyudi, dan Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua.

Pengembangan IGRA di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Kehadiran Wamenkes disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat atas pengembangan IGRA yang dikerjakan Ketua Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Pengendalian Resistensi Antimikroba (PRA), dan Farmasi dan Terapi (FT) RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

"Kami di daerah sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi, apalagi dengan semakin dilengkapinya fasilitas dan prasarana pendukung di Rumah Sakit rujukan Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat, termasuk Kota Pariaman," ujar Yota Balad.

Yota berharap sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat terus meningkat. Menurutnya, kolaborasi itu penting agar pembangunan di daerah berjalan, terutama di sektor pelayanan kesehatan.

"Semoga sinergi antara pemerintah daerah, Provinsi dan Pusat dalam hal ini Kementerian, dapat terus kita tingkatkan, sehingga berbagai pembangunan dapat kita wujudkan di daerah, apalagi dalah hal pelayanan Kesehatan yang prima," tutupnya.

Sumur Bor 124 Meter untuk Antisipasi Pascabencana

Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya penguatan fasilitas kesehatan dan kolaborasi lintas sektoral. RSUP Dr. M. Djamil Padang kini dilengkapi sumur bor dari BWS Sumatera V Padang dengan kedalaman 124 meter.

Sumur bor itu disiapkan untuk penanganan darurat pascabencana sekaligus penguatan layanan dasar, khususnya penyediaan air bersih bagi fasilitas kesehatan rujukan regional.

"Dibawah arahan bapak Presiden Prabowo, Kementerian Kesehatan tengah mendorong penguatan fasilitas pelayanan kesehatan melalui berbagai program pembangunan dan revitalisasi yang ada di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Target 441 RSUD hingga 10.000 Puskesmas Direnovasi

Dalam paparannya, Wamenkes menyebut pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menargetkan pembangunan dan revitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai kabupaten/kota mulai tahun 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 120 triliun.

"Selain itu, kita juga menargetkan renovasi 10.000 puskesmas di 7.285 kecamatan mulai Tahun 2027 mendatang. Kemudian pembangunan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di 514 kabupaten atau kota dengan target program selesai paling lambat 2030," tutupnya.

PKS dengan Badan POM hingga Biofarma

Pada kesempatan yang sama, dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan sejumlah instansi dan mitra kesehatan. Mitra yang terlibat meliputi Badan POM RI, PT Biofarma, dan PT Kimia Farma.

Agenda berlanjut dengan serah terima Sumur Bor RSUP Dr. M. Djamil Padang oleh BWS Sumatera V Padang. Di akhir acara, panitia menyiapkan kejutan berupa kue dan lagu ulang tahun untuk Wamenkes yang genap berusia 63 tahun.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: investigasi.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top