SUMATERA BARAT — iQOO Neo 12 resmi membuka pre-order di China dengan baterai 9.000 mAh berteknologi Silicon Anode generasi kelima dan pengisian cepat 100W. Ponsel ini juga menjadi yang pertama di industri membawa layar resolusi 2K dengan refresh rate hingga 185Hz. Spesifikasi lengkapnya baru dikonfirmasi lewat microsite resmi, belum ada informasi harga maupun ketersediaan global.
iQOO Neo 12 membuka masa pre-order di China melalui pengumuman resmi perusahaan. Microsite yang disiapkan iQOO mengonfirmasi sejumlah spesifikasi kunci, mulai dari kapasitas baterai hingga panel layar, sebelum peluncuran penuh digelar.
Pendekatan iQOO kali ini berbeda dari generasi Neo sebelumnya. Alih-alih mengandalkan chipset sebagai daya tarik utama, pabrikan asal China tersebut menonjolkan daya tahan baterai dan kualitas tampilan sebagai dua pilar pemasaran.
Spesifikasi Utama yang Sudah Dikonfirmasi
- Baterai: 9.000 mAh Blue Ocean Battery dengan Silicon Anode Technology generasi kelima, kepadatan energi hingga 916Wh/L
- Pengisian daya: 100W wired fast charging, didukung Global Direct Drive Power Supply 2.0
- Layar: resolusi 2K, refresh rate hingga 185Hz, teknologi pTSF generasi keempat
- Klaim daya tahan: hingga 11,6 jam gaming MOBA atau 29,9 jam pemutaran video pendek dalam satu kali pengisian
Kapasitas 9.000 mAh menempatkan iQOO Neo 12 di kelas yang tidak umum untuk smartphone konsumen. Sebagai pembanding, mayoritas ponsel flagship 2025 masih berkisar 5.000–6.000 mAh, sehingga lompatan kapasitas di perangkat ini cukup signifikan.
Silicon Anode dan Kepadatan Energi 916Wh/L
Angka 916Wh/L merujuk pada seberapa rapat energi bisa disimpan per satuan volume baterai. Teknologi silicon anode memungkinkan sel baterai menyimpan lebih banyak muatan tanpa memperbesar dimensi fisik secara proporsional.
Artinya, bodi ponsel berpotensi tetap ramping meski kapasitas baterainya jauh di atas rata-rata. iQOO menyebut teknologi ini sebagai generasi kelima, menandakan iterasi tersebut sudah melalui beberapa siklus penyempurnaan.
Fitur Global Direct Drive Power Supply 2.0 melengkapi sistem kelistrikan. Sistem ini mengatur distribusi daya langsung dari adaptor ke komponen ponsel, yang dalam praktiknya bisa mengurangi pemborosan energi saat pengisian maupun pemakaian intensif.
Layar 2K 185Hz Pertama di Industri
iQOO mengklaim Neo 12 sebagai ponsel pertama di industri yang menggabungkan resolusi 2K dengan refresh rate 185Hz. Kombinasi ini menuntut kompensasi daya yang tidak kecil, sehingga kapasitas baterai jumbo menjadi masuk akal.
Teknologi pTSF generasi keempat disebut berperan menjaga efisiensi panel. Bagi gamer mobile, refresh rate tinggi memberi respons sentuhan lebih mulus pada judul yang mendukung frame rate tinggi. Pengguna awam akan merasakan animasi antarmuka yang lebih halus saat menggulir layar.
Harga dan Ketersediaan
iQOO belum mengumumkan harga resmi iQOO Neo 12. Masa pre-order di China sudah dibuka, tetapi daftar varian RAM dan storage belum dipublikasikan di microsite.
Ketersediaan di luar China, termasuk Indonesia, juga belum dikonfirmasi. Merujuk pola peluncuran seri Neo sebelumnya, versi global biasanya menyusul beberapa bulan setelah rilis domestik. Pengguna Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman resmi iQOO terkait tanggal dan harga lokal.
Siapa yang Cocok Menunggu Ponsel Ini
Kombinasi baterai 9.000 mAh dan layar 185Hz mengarah ke dua kelompok pengguna. Pertama, gamer mobile yang butuh sesi bermain panjang tanpa sering mengisi daya. Kedua, pengguna dengan mobilitas tinggi yang sulit menjangkau colokan listrik di tengah aktivitas.
Bagi yang mengutamakan kamera atau bobot ringan, spesifikasi Neo 12 belum tentu sesuai. Baterai sebesar ini umumnya berimbas pada ketebalan dan bobot perangkat, meski teknologi silicon anode disebut menekan dampak tersebut.